Tujuh Jenis Diet,

Membuat Tubuh Lebih Sehat di 2018

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A

POLA hidup sehat kini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat. Bahkan tak sedikit yang mengikuti pola diet tertentu demi menjaga kesehatan tubuhnya. Di tahun lalu, ada sejumlah diet yang sempat populer. Sebut saja diet keto, diet mayo, dan diet karbo. Lantas, bagaimana dengan tahun ini?

Melansir laman Time, Jumat (5/1/2018), ada beberapa jenis diet yang patut Anda coba untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Berikut ulasannya:

Diet DASH
Bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi bisa mencoba diet ini. Diet DASH memang dirancang untuk membantu menurunkan tekanan darah. Pola diet ini adalah mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan susu rendah lemak. Tentu makanan yang dikonsumsi pun harus mengandung sedikit garam. Dalam diet ini ada makanan yang harus dihindari antara lain lemak jenuh, minuman manis, permen, susu berlemak, dan beberapa minyak lainnya.

Diet Mediterania
Jenis diet ini sebenarnya sudah banyak dikenal orang dan merupakan pola makan penduduk yang tinggal di Mediterania. Orang yang menerapkan pola diet ini akan mengonsumsi makanan tinggi buah dan sayuran serta makanan berlemak sehat seperti ikan, kacang-kacangan dan minyak zaitun. Melihat jenis makanan yang dikonsumsi, maka tak heran bila jenis diet ini sering dikaitkan dengan kesehatan yang lebih baik dan umur panjang.

Diet flexitarian
Diet ini merupakan campuran dari fleksibel dan vegetarian di mana orang-orang yang menerapkannya tidak dipaksa untuk melakukan pemotongan daging sepenuhnya. Diet flexitarian mendorong seseorang menjadi vegetarian tetapi masih mengizinkannya untuk mengonsumsi daging bila diperlukan.

Diet Weight Watcher
Ini adalah jenis diet yang tengah populer karena dipromosikan oleh Oprah Winfrey. Weight Watchers adalah diet yang bekerja pada sistem poin. Setiap kali makan, terdapat sejumlah poin yang harus diraih. Nantinya makanan yang dikonsumsi diberikan sejumlah poin. Pada makanan tinggi nutrisi poinnya lebih sedikit, sedangkan pada makanan tinggi gula memiliki poin tinggi. Cara ini sebenarnya hampir sama dengan penghitungan kalori.

Mind diet
Diet ini merupakan kombinasi antara DASH dengan Mediterania. Walaupun masih diperlukan banyak penelitian, diet ini diharapkan dapat membantu melindungi otak dan mencegah penyakit Alzheimer. Dalam mind diet, orang dianjurkan mengonsumsi sepuluh kelompok makanan sehat untuk otak seperti sayuran berdaun hijau, kacang, buah beri, biji-bijian, ikan, unggas, minyak zaitun dan anggur. Di sisi lain, ada kelompok makanan yang harus dihindari yaitu daging merah, mentega dan margarin, keju, permen, serta makanan cepat saji.

TLC Diet
Bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi cocok untuk melakukan diet Therapeutic Lifestyle Changes (TLC). Alasannya karena dalam diet ini orang yang menerapkannya mengurangi lemak secara keseluruhan, terutama lemak jenuh dan mengonsumsi lebih banyak serat.

Diet volumetrik
Diet ini menerapkan sistem penghitungan kalori. Pada diet volumetrik, makanan yang hanya mengandung sedikit kalori dapat dimakan lebih banyak. Sebaliknya, makanan yang mengandung banyak kalori harus dimakan dalam jumlah kecil.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...