Masyarakat Pidie Raya Janji Tidak Akan Khianati Illiza-Farid

DSC_0018
A A A

BANDA ACEH - Masyarakat Pidie Raya (Pidie dan Pide Jaya) menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada calon walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada salah satu putra terbaik Pidie untuk menjadi calon wakil walikota periode 2017-2022.

Masyarakat Pidie dan Pidie Jaya pun berjanji untuk tidak mensia-siakan, apalagi mengkhianati kepercayaan dari walikota Banda Aceh nonaktif itu.

Hal demikian disampakan tokoh masyarakat Pidie Raya, Ihasanuddin, Mz pada silaturrahmi tokoh masyarakat Pidie dan Pidie Jaya dengan pasangan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh nomor urut satu, Illiza-Farid, Selasa (31/01) malam.

Ihsanuddin mengatakan, calon wakil walikota Banda Aceh Farid Nyak Umar merupakan putra Pidie asli, bukan hanya sekedar dekat dengan orang Pidie menjelang Pilkada saja. “InsyaAllah kita akan membayar kepercayaan ini dengan memenangkan pasangan Illiza-Farid,”ujarnya.

Sementara tokoh Pidie lainnya, Hasanuddin mengakui masyarakat Pidie tidak akan salah dalam memilih dan menentukan pemimpin kota Banda Aceh kedepan. Ia mengajak masyarakat untuk memilih calon yang peduli dengan syariat Islam.

Pada kesempatan yang sama tokoh lainnya, Gunawan menyebutkan, dari debat kandidat pasangan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh sebelumnya terlihat sekali mana calon yang berkualitas dan punya visi membangun kota Banda Aceh.

Tokoh perempuan dari Pidie Jaya, Nursalmi juga mengaku merasakan sendiri keseriusan Illiza dalam menegakkan syariat Islam di kota Banda Aceh, sehingga pantas untuk melanjutkannya. Ia pun mengajak warga Banda Aceh agar jeli dalam memilih pemimpin. “Saya melihat Illiza dan Farid ini sama-sama aktif berdakwah untuk menegakkan syariat Islam di kota Banda Aceh,”tambahnya.

Tokoh Pide Jaya lainnya, Sulaiman Badai mengakui masyarakat Pidie Jaya juga satu sikap untuk memenagkan pasangan Illiza-Farid sebagai walikota dan wakil walikota Banda Aceh periode 2017-2022. “Illiza ini sudah teruji dan terbukti, hal itu bisa kita lihat dengan pelayanan publik di Banda Aceh semakin baik, kota semakin bersih dan banyak penghargaan dan pengakuan selama dia memimpin,”ujarnya.

Sementara itu Mukhlis, tokoh Pidie lainnya mengaku tanggal 15 Februari 2017 merupakan jihad untuk menentukan Banda Aceh lima tahun kedepan. “Saya ingin katakan, kita masyarakat Pidie dan Pidie Jaya tidak kemana-mana, silahkan orang lain klaim, tapi kita tetap bersatu,”ujarnya.

Ia juga mendengar banyak fitnah untuk pasangan calon walikota ini, namun menurutnya masih ada Allah yang memuliakannya. “Ini ujian berat, karena saat ini goncangan terhadap syariat Islam sangat kuat, dan jangan sampai kita salah memilih pemimpin,”lanjutnya.

Sementara itu calon wakil walikota Banda Aceh Farid Nyak Umar mengatakan dukungan masyarakat Pide dan Pidie Jaya menambah semangat pihaknya untuk berjuang bagi kemajuan kota Banda Aceh. “Kami sudah turun hamper 90 persen gampong, dan mendapatkan respon cukup baik,”lanjutnya.

Pada kesempatan itu Farid juga mengajak masarakat Pidie dan Pidie Jaya serta masyarakat Banda Aceh pada umumnya untuk kembali menyaksikan debat pada kandidat pada 6 Februari nanti, sehingga masyarakat bisa menilai sendiri siapa calon yang paling siap memimpin Banda Aceh.

Pada kesempatan tersebut calon walikota Illiza Sa’aduddin Djamal juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih telah mendapatkan dukungan masyarakat Pidie dan Pidie jaya untuk pasangan nomor urut satu ini.

illiza mengaku banyak belajar dari almarhum Mawardi Nurdin yang merupakan Putra Pidie, dalam membangun kota Banda Aceh, sehingga membuahkan hasil yang sudah cukup baik dan mendapatkan pengakuan baik di level nasional bahkan internasional. “Tentu disana-sini ada kekurangan yang harus kita perbaiki, dan yang sudah baik akan kita tingkatkan,”lanjut walikota nonaktif itu.

Fotografer:AK Jailani
Sumber:Rel
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...