Gara-Gara Aksi Heboh Dua Wanita

Masjid Kinabalu Ditutup untuk Wisatawan

FOTO | ISTIMEWAMasjid Kinabalu
A A A

OBYEK wisata religi terkadang mencuri minat perhatian wisatawan untuk datang berkunjung. Sebut saja Candi Borobudur di Jawa Tengah, Taj Mahal di India, dan Basilia St. Petrus di Roma. Tidak semua wisatawan yang datang untuk beribadah lantaran berbeda agama. Ada pula yang datang hanya karena ingin melihat keindahan obyek wisata tersebut.

Di Malaysia ada sebuah obyek wisata religi yang sering dikunjungi wisatawan yaitu Masjid Kinabalu. Terletak di negara bagian Sabah, masjid ini tergolong ikonik karena kemegahannya dan pemandangan di sekelilingnya. Namun kini untuk sementara waktu masjid kembali ditutup untuk wisatawan.

Alasannya cukup memprihatinkan yaitu lantaran ada dua orang wisatawan asing perempuan yang menari di pagar masjid dengan pakaian kurang sopan. "Kami membuka pintu bagi wisatawan untuk datang berkunjung karena kami ingin memperkenalkan dan membiarkan orang-orang tahu keindahan Islam. Tetapi tindakan tersebut telah mencoreng citra agama kami," ungkap ketua masjid, Jamal Sakaran seperti yang dikutip dari Fox News, Rabu (27/6/2018).

Aksi kedua wisatawan asing ini membuat kehebohan setelah cuplikan video mereka diunggah ke media sosial. Banyak komunitas Muslim yang mengecam tindakan tersebut. Hal inilah yang membuat pengurus masjid turun tangan dengan mengeluarkan larangan berkunjung untuk sementara waktu.

Pihak pengurus masjid langsung membatalkan izin semua bus pariwisata dan layanan mobil yang membawa wisatawan mengunjungi Masjid Kinabalu. Akan tetapi, wisatawan yang datang menggunakan layanan mobil terdaftar di manajemen masjid masih diperkenankan untuk datang.

Lebih lanjut Jamal mengatakan bila sebenarnya wisatawan yang hendak berkunjung telah disarankan untuk mengenakan pakaian yang sopan, jilbab, dan topi sederhana. Sayangnya masih ada beberapa turis yang tidak menunjukkan rasa hormat terhadap aturan tersebut. Saat ini dikabarkan pihak masjid menambah pasukan pengamanan untuk melacak identitas kedua wisatawan asing.

Selain dari pihak pengurus masjid, seorang menteri untuk departemen pariwisata Sabah juga memberikan tanggapan keras terkait aksi tersebut. Dirinya mengatakan akan memberikan hukuman terhadap kedua perempuan dan operator grup turnya jika berhasil teridentifikasi. Namun menteri lain mengatakan tindakan hukum tidak akan diberikan karena adanya kemungkinan kedua wisatawan asing tersebut tidak menyadari keparahan tindakan mereka.

Sebelumnya larangan kunjungan bagi wisatawan pernah dikeluarkan oleh Masjid Kinabalu, tepatnya tiga tahun lalu karena aksi dari wisatawan asing juga. Pada saat itu empat turis dari Belanda, Inggris, dan Kanada berpose telanjang di puncak Gunung Kinabalu. Mereka kemudian dijatuhi hukuman tiga hari penjara dan membayar denda.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...