Pemilu 2019

Mantan Anggota PKI dan HTI Bisa Jadi Caleg

FOTO | ILUSTRASIIlustrasi Pemilu Legislatif 2019.
A A A

Di UU kan disebutkan setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengakui UUD 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara, kemudian sumpah setia itu tidak pernah dilanggarkan oleh mereka, jadi diperbolehkan, sepanjang memenuhi syarat ya boleh,

Rahmat Bagja Anggota Bawaslu

JAKARTA - Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan bahwa mantan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) boleh mendaftarkan diri menjadi calon anggota legislatif. Menurut Bagja, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak melarang mereka sepanjang mereka setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Di UU kan disebutkan setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengakui UUD 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara, kemudian sumpah setia itu tidak pernah dilanggarkan oleh mereka, jadi diperbolehkan, sepanjang memenuhi syarat ya boleh," ujar Bagja di Jakarta, Kamis (15/3).

Kecuali, kata Bagja, mantan anggota PKI dan HTI dicabut hak politik untuk memilih dan dipilih sehingga tidak boleh mendaftar menjadi caleg. Dia menilai hak politik dan hak asasi mereka tidak boleh dibatasi, meskipun pengajaran sudah dilarang.

"Nanti, hal itu dibuktikan dengan adanya surat pernyataan kalau gak salah, peryataan setia kepada negara di atas materai. Ketika Anda melakukan pernyataan di atas materai maka Anda dianggap melakukan pernyataan di hadapan negara," jelas dia.

Hal senada disampaikan juga oleh Komisioner KPU Hasyim Asy'ari. Menurut Hasyim, seseorang kehilangan hak politiknya termasuk menjadi caleg jika dicabut melalui putusan pengadilan.

"UU tidak melarang itu. Sepanjang tidak ada putusan pengadilan yang mencabut hak politiknya, ya boleh. Jadi harus ada putusan dan dibunyikan bahwa dalam putusan hakim, yang dijatuhkan oleh hakim adalah mencabut hak politiknya," tandas dia.

Nanti, hal itu dibuktikan dengan adanya surat pernyataan kalau gak salah, peryataan setia kepada negara di atas materai. Ketika Anda melakukan pernyataan di atas materai maka Anda dianggap melakukan pernyataan di hadapan negara,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...