Ini Kata Guardiola,

Man City Lolos ke Final Piala Liga

FOTO | AFPPep Guardiola
A A A
Kami sangat senang bisa berada di sana (final). Ini permainan yang hebat. Permainan seperti ini belum berakhir sampai laga selesai,

BRISTOL - Pep Guardiola sangat menyadari tim Manchester City yang diasuhnya bakal lebih dinilai dari berapa trofi yang diraih dan bukan dari performa fantastis yang ditunjukkan musim ini.

Man City kian dekat dengan trofi pertama musim ini setelah berhasil meraih tiket final Piala Liga (EFL Cup) menyusul kemenangan 3-2 di kandang Bristol City, Selasa (23/1) atau Kamis dini hari WIB. Kemenangan ini membuat The Citizens meraih kemenangan agregat 5-3.

Dalam pertandingan di Ashton Gate ini, Leroy Sane membuka kemenangan tim tamu melalui tendangan yang kemudian berbelok dan melesak ke gawang Bristol pada menit ke-43. Saat babak kedua baru berjalan tiga menit, Man City kembali unggul melalui aksi Sergio Aguero memanfaatkan umpan Kevin De Bruyne.

Bristol tak lantas putus asa meski sudah tertinggal dua gol. Mereka bahkan mampu menyamakan skor melalui gol Marlon Pack dan Aden Flint pada menit ke-64 dan 94. Namun dua menit setelah gol terakhir Bristol, De Bruyne mampu mencetak gol penentu kemenangan timnya.

Setelah tak meraih trofi musim lalu, kini Guardiola berpeluang menyabet gelar pertamanya di Inggris. Di final mereka akan menghadapi pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Chelsea dan Arsenal pada 25 Februari.

Guardiola mengakui prestasi timnya hanya dinilai dari trofi yang diraih. Sementara permainan fantastis yang mereka tunjukkan di lapangan tak akan dipedulikan orang.

Man City juga difavoritkan meraih gelar juara Premier League karena kini memimpin 12 poin di klasemen. Mereka juga masih berpeluang di dua kejuaraan lainnya Liga Champions dan Piala FA.

"Kami sangat senang bisa berada di sana (final). Ini permainan yang hebat. Permainan seperti ini belum berakhir sampai laga selesai," papar Guardiola yang telah 500 kali mendampingi tim dalam kariernya sebagai pelatih.

"Ini (kebangkitan Bristol City) merupakan pelajaran bagus bagi kami untuk menghadapi Cardiff (di putaran keempat Piala FA)dan Champions League. Permainan belum selesai sampai 90 menit," imbuhnya.

"Kami melihat apa yang terjadi setelah kami unggul 0-2. Semula kami pikir jika bisa mencetak dua gol maka ini akan lebih mudah. Mungkin seharusnya kami mencetak tiga atau empat gol. Pada akhirnya, skor ternyata 2-2 dan waktu tinggal satu atau dua menit. Apapun bisa terjadi," paparnya.

"Kami banyak memenangkan pertandingan dalam enam atau tujuh bulan. Itu milik kami dan tak seorang pun bisa merebut apa yang sudah kami lakukan. Namun semua tim dinilai oleh gelar yang mereka raih," imbuhnya.

Sementara soal final, Guardiola berkata, "Chelsea dan Arsenal tim tangguh, Apapun bisa terjadi," tuturnya.

Kami melihat apa yang terjadi setelah kami unggul 0-2. Semula kami pikir jika bisa mencetak dua gol maka ini akan lebih mudah. Mungkin seharusnya kami mencetak tiga atau empat gol. Pada akhirnya, skor ternyata 2-2 dan waktu tinggal satu atau dua menit. Apapun bisa terjadi,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...