Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

LSM Sentil DPR Aceh Terkait Peristiwa di Samar Kilang

MC SEKRETARIAT DPRAPelantikan 81 anggota DPRA
A A A

BENER MERIAH - Seorang warga Samar Kilang Kabupaten Bener Meriah melahirkan dengan kondisi yang sangat mengenaskan, ia adalah Nurjanah warga yang melahirkan di tengah jalan dalam perjalanan ke Rumah Sakit Muyang Kute.

Itu terjadi akibat mobil Ambulance yang ditumpanginya tertahan di tengah jalan akibat jalan rusak dan berliku.

BACA JUGA: Warga Samar Kilang Melahirkan di Tengah Jalan

Direktur LSM Ramung Institute Waladan Yoga mengatakan kejadian yang menimpa salah seorang warga Samar Kilang itu harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

Ia menyentil DPRA terhadap kejadian itu, dimana ruas jalan Samar Kilang di Kabupaten Bener Meriah masuk sebagai proyek multiyears tahun 2020-2022.

Namun, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) secara manyoritas membatalkan MoU proyek multi years tahun anggaran 2020-2022.Kesepakatan itu disampaikan dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRA, Rabu (22/7/2020) yang lalu.

BACA JUGA:Bupati Bener Meriah Diminta Evaluasi Kinerja Dinkes

"Cukup sudah ya, cukup kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua, para pengambil kebijakan harus membuka mata hati dan melihat kondisi nyata dilapangan. Saya pribadi tidak ingin masuk dalam ranah konflik antara DPRA dan Plt Gubernur Aceh soal Proyek Multiyears ini,"kata Waladan Yoga.

Oleh sebab itu, Waladan berharap dengan peristiwa yang menimpa Nurjanah bisa menggugah semua pihak, karena pembangunan jalan di daerah Samar Kilang sangat dibutuhkan.

"Disatu sisi proyek multiyears ini sangat dibutuhkan kawasan pedalaman, terutama kawasan Samar Kilang dan sekitarnya, namun disisi lain DPRA membatalkan proyek ini secara sepihak,"ujarnya.

"Tolonglah lihatlah kondisi masyarakat pedalaman Aceh secara keseluruhan, konflik ditingkat elite jangan yang menjadi korban masyarakat,"pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...