Kasus peredaran ijazah palsu yang diduga berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah adalah merupakan bom waktu bagi oknum pelaku. “Bagi oknum pelaku kesalahan ini adalah bom waktu, karena kasus yang terbongkar hari ini adalah merupakan ijazah beberapa tahun lalu, dan saat ini sudah ditangani penegak hukum," kata Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga pada saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Kamis (21/1/2021) “Hari ini kebetulan ditangani oleh pihak berwajib kita berikan ruang kepada mereka agar persoalan ini jangan timbul multi tafsir," ujarnya.

LSM Kita Peduli Akan ‘Hijaukan’ Aceh Jaya

ISTIMEWABrosul pelaksanaan kegiatan Hari Pencanangan Satu Juta Pohon
A A A

ACEH JAYA- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kita Peduli pada 10 Januari 2021 akan menggelar Hari Pencanangan Satu Juta Pohon. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Gerakan Sejuta Pohon Nasional.

Kepada media ini, Jumat (1/1/2021) Abdo Rani, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kita Peduli mengungkapkan, kegiatan tersebut digelar di sejumlah titik disejumlah wilayah dalam Kabupaten Aceh Jaya

"Bentuk kegiatan ini berupa penanaman pohon. Di Calang, kita fokus penanaman di jalur dua jalan Gerbang Raja dan di jalan jalur dua memasuki pekan Lamno, Kecamatan Jaya," ujar Abdo di Calang.

Selain itu, lanjutnya, penanaman pohon juga akan dilakukan di sejumlah sekolah di 9 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Jaya.

"Kita telah berkoordinasi dengan Camat untuk pelaksanaan kegiatan ini di seluruh kecamatan dan kita menargetkan penanamannya di sekolah dengan melibatkan Osis dan sejauh ini telah mendapat dukungan dari semua pihak" ujarnya.

Abdo mengungkapkan, kegiatan tersebut terselenggara berkat ide dari aktivis lingkungan. Dia menjelaskan gerakan ini melibatkan seluruh LSM, Organisasi dan komunitas yang ada di Aceh Jaya hingga mahasiswa dan pelajar.

"Dengan keterlibatan semua elemen seperti ini maka tidak akan susah menerapkan protokol kesehatan saat kegiatan berlangsung nantinya. Karena, kami juga tidak berkeinginan jika kegiatan ini berimbas pada upaya Pemkab dalam melakukan penekanan pertumbuhan COVID-19 di Aceh Jaya" ujar Abdo.

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon tersebut juga tidak kalah penting untuk dilakukan, mengingat kawasan Calang membutuhkan penataan tanaman sebagai pendukung keindahan dan kerindangan di dalam sebuah kota.

"Jika menunggu pemerintah saja, ini tidak cukup. Maka butuh kesadaran kolektif untuk mengerakkan semua ini. Lalu hasilnya akan dirasakan oleh generasi selanjutnya di masa yang akan datang" papar Abdo

Dia menambahkan, kegiatan tersebut mendapat dukungan keuangan bersumber dari dana CSR PT Aceh Lintas Sumatera, sumbang pribadi Bupati Aceh Jaya, PT Makmur Inti Sawita dan sejumlah donatur yang tidak mengikat.

Abdo menegaskan jika kegiatan tersebut bukan sebuah panggung bagi para elit politik sebagai kontestan pada pilkada yang akan datang dalam mencari empati. Dia berharap kepada pihak yang memiliki kepentingan pilkada agar tidak mempolitisasi kegiatan tersebut.

"Jika ada lembaga, oknum atau pihak mana pun yang mencoba mempolitisasi kegiatan yang kami lakukan nantinya, maka kami akan mengecam tindakan tersebut. Semoga saja kegiatan ini akan bermamfaat untuk Aceh Jaya" tutup Abdo.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...