Polres Bener Meriah melalui Satreskrim telah menetapkan tersangka dan menahan dugaan pembuatan ijazah palsu, pada Sabtu (23/1/2021) lalu. Tersangka yang ditetapkan yakni , AS (37) yang merupakan staf di Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah yang mengaku telah membuat sebanyak 30 lembar ijazah. Polres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki Muslim mengatakan, sejauh ini masih menetapkan dan menahan tersangka dugaan pembat ijazah palsu.

LMP Aceh Tengah Bagikan Hand Sanitizer ke Belasan Pasantren

Dok Ketua PWI Aceh TengahLaskar Merah Putih (LMP) menyalurkan bantuan Hand Sanitezer ke belasan Pasantren yang ada di Takengon.
A A A

ACEH TENGAH - Kabupaten Aceh Tengah saat ini masuk dalam Zona hijau penyebaran Covid-19. Seperti yang dinyatakan Tim Satgas gugus Tugas daerah setempat beberapa hari lalu.

Namun, dalam upaya mengantisipasi virus Corona atau Covid-19 di wilayah Aceh Tengah, Laskar Merah Putih (LMP) satu organisasi massa menyalurkan bantuan Hand Sanitezer ke belasan Pasantren yang ada di Takengon.

Ketua LMP Markas Cabang Kabupaten Aceh Tengah, Al-Fatta, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (3/1/2021) menyampaikan, bantuan Hand Sanitezer itu adalah bantuan dari Markas Besar LMP Pusat di Jakarta yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

LMP, kata Fatta peduli dengan situasi saat ini. dan ini harus ada kekompakan bersama untuk menghentikanya.

“Situasi ini belum jelas, dengan begitu semua kita harus saling mengingatkan dan bersama untuk menjaga keluarga masing-masing, kita jangan lengah. Situasi ini belum jelas tetap pakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan,” ajak Ketua LMP Al-Fatta.

Tujuan menyalurkan bantuan dari Kementerian Kesehatan yang disalurkan melalui LMP menurut Al-Fatta dipilih pasantren-pasantren. Kenapa kesana, karena sekolah dan lembaga lainya sudah tersentuh oleh bantuan dari berbagai pihak.

“Pasantren selama ini bukan tidak ada bantuan, ada namun kita tetap memilih pasantren karena kabarnya mereka sampai kekurangan Hand Sanitezer dan masker serta obat-obatan,” ujar Al-Fatta.

Untuk menghindari bencana ini semangat bersama harus kita pupuk dengan mendengarkan himbuan pemerintah. “Aturan dan himbauan jangan kiita langgar, agar wabah ini cepat berlalu dan kehidupan normal yang dulu bisa kiita jalani lagi,” harap Al-Fatta.

Adapun bantuan dari Kemenkes yang disalurkan Maskar Cabang Laskar Merah Putih terdiri dari 4.500 pcs botol Hand Sanitezer, Vitamin C, Masker Kain, Tangki Air serta Tablet.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...