Seperti Leicester,

Liverpool Hanya Bisa Juara Liga Jika Ada Keajaiban

FOTO | REUTERSMenjelang lawatan ke Anfield, Rafael Benitez mengkritik manajemen Liverpool. Dia bilang The Reds bakal sulit juara jika investasi masih begitu-begitu saja.
A A A
Ketika saya tiba di Liverpool, anggaran untuk klub 20 juta pound sterling. Saat saya pergi, menjadi 17 juta pound sterling. Tapi, orang-orang meminta agar saya memenangi gelar juara, saya harus mampu,

LIVERPOOl - Menjelang lawatan ke Anfield, Rafael Benitez mengkritik manajemen Liverpool. Dia bilang The Reds bakal sulit juara jika investasi masih begitu-begitu saja.

Benitez, yang membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions 2004/2015, akan bereuni dengan Liverpool di St. James Park, Minggu (1/10/2017) malam WIB. Newcastle akan menjamu Si Merah dalam pekan ketujuh liga Inggris.

Benitez menilai Liverpool yang ditangani Juergen Klopp saat ini tak banyak berubah. Dia pun memprediksi The Reds bakal sulit untuk mengakhiri paceklik juara liga.

"Ketika saya tiba di Liverpool, anggaran untuk klub 20 juta pound sterling. Saat saya pergi, menjadi 17 juta pound sterling. Tapi, orang-orang meminta agar saya memenangi gelar juara, saya harus mampu," ujar Benitez seperti dikutip Soccerway.

"Kalau tim-tim lain tak tampil bagus, mungkin saja kalian bisa menjadi juara. Kami mengoleksi 86 poin dalam semusim dan finis di urutan kedua. Kenapa? Karena ada MU. Berkaca pada Leicester, mereka menjadi juara karena laju tim-tim di empat besar menunjukkan laju buruk dan tak tak tampil terbaik," tutur Benitez, yang menangani Liverpool 2004 sampai 2010 itu.

"MU disokong pendanaan mencapai 50 juta pound sterling per tahun dan publik masih menuntut saya untuk bersaing dengan mereka setiap tahun. Setelah itu, ada Chelsea. Ya, waktu itu ada Chelsea, Arsenal, dan Manchester United," dia menambahkan.

Rafael Benitez, manajer Newcastle United

Persaingan saat ini, menurut Benitez, bahkan lebih sengit. Tim kuat tak hanya MU, Arsenal, dan Cheslea, tapi muncul tim-tim lain dengan investasi dalam jumlah yang besar.

"Sekarang muncul Manchester City dan Tottenham Hotspur, juga PSG dan tim-tim lainnya. Tapi situasinya selalu sama. Ada klub-klub dengan pendanaan masif dan Liverpool selalu ada di barisan belakang," ujar Benitez.

"Bagaimana kalian bisa memenangkan trofi? Kalian harus menciptakan sebuah tim dengan atmosfer yang bagus dan kerja keras barulah bisa meraihnya," Benitez menjelaskan.

Liverpool memang tak mulus pada awal musim kompetisi ini dengan berada pada peringkat keenam, sudah ternoda satu kekalahan. Tiga laga lain diselesaikan dengan kemenangan dan dua pertandingan lainnya berakhir dengan hasil seri.

Newcastle berada di urutan kesembilan dengan sembilan poin. Newcastle meraih tiga kemenangan dan tiga kali merasakan kekalahan.

Sekarang muncul Manchester City dan Tottenham Hotspur, juga PSG dan tim-tim lainnya. Tapi situasinya selalu sama. Ada klub-klub dengan pendanaan masif dan Liverpool selalu ada di barisan belakang,
Kode:47
Sumber:detik.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...