Susul Danau Toba,

Lima Destinasi Ini Akan Dibentuk Badan Pelaksana Otoritanya

doc.Ilustrasi Pulau Padar
A A A

JAKARTA - Selain Danau Toba, akan ada 5 destinasi lain yang dibentuk Badan Pelaksana Otoritanya. Ini dilakukan agar pembangunan pariwisata makin cepat di kawasan itu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Hiramsyah Sambudhy Thaib, Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, saat sesi wawancara di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Jakarta.

Menurut Hiramsyah, Badan Pelaksana Otorita seperti ini sangat bagus guna mempermudah dan mempercepat layanan, karena manajemennya satu pintu. "Bank Dunia support semua, tapi 3 dulu yang dijadiin, Borobudur, Mandalika dan Danau Toba," ujar Hiramsyah kepada wartawan, Rabu (30/11/2016).

Sementara itu untuk destinasi lainnya yang masuk ke dalam daftar '10 Bali Baru' yang bersinggungan dengan wilayah konservasi seperti Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, dan Wakatobi, akan lebih rumit pembentukan Badan Pelaksana Otoritanya, mengingat beberapa di antaranya adalah masuk ke dalam kawasan konservasi.

"Di sana banyak daerah konservasi, pemetaannya harus hati-hati. Di satu sisi kita mau cepat, tapi di sisi lain itu bersinggungan dengan kawasan konservasi. Jadi kita butuh master planning pariwisata dan infrastruktur. Konsekuensinya dari Bank Dunia ya harus ada master plan itu," ujar Hiramsyah.

Sebagai informasi, Bank Dunia akan membantu mengucurkan dana untuk pembangunan pariwisata di berbagai destinasi prioritas yang sudah ditetapkan Kemenpar. Nilainya pun tak tanggung-tanggung, mencapai jutaan dollar AS. Namun syaratnya harus terpenuhi dulu, yaitu harus ada master plan pariwisata dan infrastruktur.

"Bank Dunia akan mendanai, bantuknya bisa hibah, bisa juga grant. Nilainya USD 6 Juta, itu untuk masterplan saja ya. Totalnya bisa sampai USD 200-600 Juta kalau sama infrastruktur. Kuartal 1 tahun depan cair," jelas Hiramsyah.

Masterplan yang dimaksud Hiramsyah adalah tentang zonasi pemanfaatan, dimana akan dibangun hotelnya, theme parknya, dan juga taman budayanya. Hiramsyah menilai Danau Toba sudah berada di tangan yang tepat untuk pengelolaannya.

"Alhamdulillah, Danau Toba dipegang orang yang tepat. Danau Toba bisa jadi salah satu destinasi terbaik di dunia. Geoparknya juga yang terbaik di dunia. Olahraga air, wisatanya makin kencang, dan harus bertransformasi jadi KEK Pariwsata," tutup Hiramsyah.

Komentar

Loading...