Fogging Saja Belum Cukup

Lakukan Ini untuk Berantas Nyamuk Aedes Aygepti

FOTO | GolfcareMenguras bak mandi untuk mencegah DBD
A A A

MUSIM hujan yang belakangan terus melanda beberapa daerah di Indonesia bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Mulai dari pusing, sakit kepala, batuk, pilek, masuk angin, atau bahkan demam berdarah sekalipun.

Demam berdarah merupakan penyakit demam tinggi yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini berkembang biak dan bersarang di tempat-tempat yang tergenang air.

Oleh karena itu, di musim hujan ini, wabah penyakit DBD kembali menjadi kekhawatiran di Indonesia. Nah, lalu gimana cara mengatasinya? Berikut beberapa cara menaklukan nyamuk Aedes Aygepti, yang berhasil Okezone rangkum dari berbagai sumber.

Meski fogging atau penyemprotan asap pestisida dianggap sebagai solusi terbaik mencegah DBD, nyatanya, fogging tidak terlalu efektif dalam membasmi nyamuk sumber penyakit ini.

Fogging dianggap hanya efektif membunuh nyamuk-nyamuk dewasa yang berkeliaran, sedangkan jentik-jentik bakal nyamuk yang berada di sarangnya tidak terbunuh oleh fogging.

Oleh sebab itu, ada baiknya melakukan fogging bukan hanya di luar rumah saja, melainkan masuk ke dalam rumah juga. Selain itu, ada baiknya melakukan fogging pada waktu tertentu, yaitu pada saat nyamuk Aedes aygepti tengah beristirahat dan tidak aktif.

Rutin melakukan 4M
Jika fogging dilakukan untuk membunuh nyamuk Aedes Aygepti, maka lakukanlah 4M untuk mencegah pertumbuhan nyamuk tersebut. Biasanya, nyamuk Aedes Aygepti berkembang biak dan hidup di tempat penampugan air yang kotor atau tidak terpakai.

Oleh karena itu, untuk memutus rantai kehidupan nyamuk Aedes Aygepti, langkah mudah, yaitu menutup tempat penampungan air, rutin menguras dan membersihkan tempat penampungan air minimal seminggu sekali, dan menimbun bekas tempat penampungan air. Setelah melakukan ketiga tahap tersebut, penting untuk tetap memantau pertumbuhan jentik-jentik nyamuk, demi memastikan tidak ada lagi jentik nyamuk yang hidup.

Hindari gigitan nyamuk
Setelah melakukan kegiatan 4M di atas, penting untuk menghindari sumber utama dari penyakit DBD yaitu nyamuk Aedes Aygepti itu sendiri. Oleh karena itu, hindari berada di dekat tempat yang memungkinkan menjadi sarang nyamuk seperti becekan, pohon dengan batang berlubang, kolam renang, tempat sampah, pot tanaman, dan lain-lain. Intinya, nyamuk Aedes Aygepti biasa tumbuh di tempat-tempat lembab dan kotor.

Selain itu, kegiatan-kegiatan lain yang bisa dilakukan untuk mencegah nyamuk Aedes Aygepti adalah dengan menggunakan lotion anti nyamuk, menanam tanaman anti nyamuk, membakar obat nyamuk, dan menggunakan kelambu tidur.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...