Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Lahan di Gua Jepang Kembali Terbakar

SAID AQIL AL MUNAWARKebakaran lahan kosong di sekitar area Gua Jepang
A A A

LHOKSEUMAWE - Tiga unit armada pemadam kebakaran dan satu unit water Canon dari Polres Lhokseumawe berusaha memadamkan api pada kebakaran lahan kosong di sekitar area Gua Jepang di Desa Blang Panyang Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh, Minggu Malam (20/09/2020).

"Kejadian kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB tersebut, langsung diantisipasi dengan menurunkan tiga unit armada pemadam kebakaran milik Pemkot Lhokseumawe dan satu unit armada pemadam kebakaran milik PT PIM," ungkap Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto SAP melalui Danramil 01/Muara Satu Kapten Inf  Luking Purba.

Menurutnya, api merambat begitu cepat hingga dalam waktu singkat  membakar lahan seluas satu hektare. Ia tidak mengetahui penyebab kebakaran lahan tersebut.

Secara keseluruhan, luas lahan kosong yang ditumbuhi ilalang dan tanaman semak tersebut mencapai sekitar tiga hektare di mana terdapat juga area perkantoran dan juga beberapa rumah penduduk.

"Untung dengan cepat diketahui Masyarakat dan langsung dilakukan kordinasi dengan Babinsa Muara Satu dan Babinkamtibmas bersama Masyarakat Bahu membahu memadamkan api ," jelasnya.

Mengingat kondisi yang begitu terjal dan sulit untuk di jangkau oleh mobil pemadam, TNI-POLRI bersama Masyarakat Bahu membahu memadamkan api secara manual dengan alat seadanya.

"Kita sangat mengharapkan kepada siapa saja  supaya berhati-hati dengan bahaya kebakaran. Karena kebakaran dapat saja terjadi dengan mudah apabila kita lengah dan tidak hati-hati. Untuk itu, perlu diperhatikan bagi masyarakat, jangan membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering atau membakar sampah tanpa dikontrol serta kegiatan lainnya yang berpotensinya terjadinya kebakaran," kata Luking Purba.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...