Korut Uji Coba Rudal Bersamaan dengan Inaugurasi Trump

FOTO | Global SecurityTiruan rudal balistik antar benua milik Korut dipamerkan dalam sebuah parade
A A A

SEOUL — Korea Utara (Korut) sepertinya serius dengan perkataan mereka untuk menguji coba rudal balistik antarbenua (ICBM). Media Korea Selatan (Korsel), Chosun Ilbo, melaporkan bahwa persiapan uji coba rudal balistik tersebut sudah memasuki tahap akhir.

Uji coba diyakini dilakukan bertepatan dengan inaugurasi Presiden Amerika Serikat (AS) Terpilih Donald Trump pada Jumat 20 Januari 2017. Agen intelijen Korsel mengaku telah melihat bagian-bagian rudal yang diduga adalah ujung bawah rudal ICBM, sedang dipindahkan.

“Sangat berbeda dengan rudal konvensional Musudan jika dilihat dari bentuk dan panjangnya. Tampaknya mereka sedang memindahkan rudal tersebut ke suatu tempat untuk dirakit,” bunyi laporan Chosun Ilbo, mengutip dari Reuters, Kamis (19/1/2017).

Juru bicara Kepala Staf Gabungan militer Korsel, Roh Jae-cheon, mengatakan laporan tersebut belum dapat dikonfirmasi kebenarannya. Akan tetapi, militer Negeri Ginseng terus mengawasi aktivitas serta perkembangan rudal ICBM Korut.

Korut beberapa waktu lalu pernah membawa tiruan rudal ICBM KN-08 dalam sebuah parade. Rudal balistik tersebut diyakini adalah pengembangan dari KN-08 dan diberi nama KN-14. Rudal balistik ICBM tersebut dapat disembunyikan atau dipindahkan hingga diluncurkan sehingga sulit untuk dilacak radar.

Kantor berita Yonhap menduga, rudal ICBM yang akan diuji coba itu dipecah dalam dua bagian berbeda dengan panjang di bawah 15 meter (m). Rudal balistik tersebut lebih pendek dari KN-08 dan KN-14. Korut diketahui pernah menguji coba mesin rudal balistik ICBM pada 2016.

Di tempat terpisah, kelompok pengawas Korut yang berbasis di Amerika Serikat, 38 North, menyebut aktivitas di fasilitas nuklir Yongbyon mulai ramai kembali. Korut diyakini sudah mampu memproses ulang plutonium di Yongbyon yang akan digunakan sebagai hulu ledak nuklir.

Sumber:okezone.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...