Korut Ingin Diakui sebagai Negara Nuklir

FOTO | IstimewaThae Yong-ho, seorang diplomat Korea Utara (Korut) yang membangkang mengatakan pemimpin Korut Kim Jon-un ingin dunia mengakui negaranya sebagai negara nuklir.
A A A

SEOUL - Thae Yong-ho, seorang diplomat Korea Utara (Korut) yang membangkang mengatakan, Korut akan terus melakukan uji coba nuklir. Ini dikarenakan, Korut ingin diakui sebagai negara nuklir.

Yong-ho merupakan salah satu diplomat senior Korut. Posisi terakhirnya adalah Wakil Duta Besar Korut untuk Inggris, sebelum akhirnya pada Juli lalu dia memutuskan untuk membangkang dan melarikan diri ke Korea Selatan (Korsel).

Berbicara di depan Komite Intelijen Korsel, Yong-ho mengatakan Pyongyang telah mengirim dokumen ke perwakilan mereka di luar negeri, dan melaporkan negara itu ingin melakukan tes nuklir keenam dan ketujuh tahun depan.

"Secara khusus, itu panggilan untuk persiapan, seperti Korut akan berusaha untuk melakukan uji coba nuklir di sekitar pemilihan Presiden," ucapnya merujuk pada pemilu Presiden di Amerika Serikat (AS).
"Pemimpin Korut Kim Jon-un ingin dunia mengakui negaranya sebagai negara nuklir," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (26/12).

Dia menambahkan, Korut juga ingin adanya perubahan dalam hal hubungan antara Pyongyang dan Seoul. Korut, lanjut Yong-ho berharap kurang efektifnya sanksi yang dijatuhkan dapat membuat Korsel berubah pikiran, dan mulai mencari cara untuk berdamai dengan mereka.

"Pyongyang berharap keraguan tentang efektivitas sanksi terhadap mereka akan mendapatkan traksi dalam waktu singkat. Korut ingin Korsel untuk mengambil kebijakan antar-Korea yang baru," tukasnya.

Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...