Anggota DPR Aceh Tarmizi SP mengancam akan melakukan mosi tidak percaya kepada pimpinan lembaga tersebut. Mosi tidak percaya dilakukan bila usulan hak angket terhadap plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah gagal dilanjutkan.

Korban Kebakaran di Blang Rakal Masih Numpang Tempat Saudara

SAMSUDDINAnggota DPRK Bener Meriah, Sapri Gumara saat mengantar bantuan kepada korban kebakaran
A A A

BENER MERIAH – Korban kebakaran di Kampung Blang Rakal, Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah saat ini terpaksa harus menempati rumah saudaranya di Kampung tersebut.

Dalam peristiwa kebakaran Senin (13/10/2020) kemarin hanya pakaian yang dikenakan tersisa, selain itu semua ludes dilalap sijago merah termasuk satu unit mobil dan dua unit sepada motor miliknya.

“Saat api menghanguskan semua isi rumah, tinggal baju kekebun yang saya kenakan tertinggal, dan syukur kemarin baik saudara dan masyarakat ada memberikan pakain,"ujar M Saleh kepada wartawan saat menerima bantuan sembako dari Anggota DPRK Bener Meriah, Sapri Gumara, Rabu (14/10/2020).

Untuk itu, Saleh berharap uluran tangan dari darmawan terutama dari pemerintah Kabupaten Bener Meriah agar membantu keluarganya yang kehilangan tempat tinggal.

"Kami sangat mengharapkan bantuan, terutama rumah sebab kami tidak memilik tempat tinggal dan tidak mungkin selamanya kami menumpang di gudang ini,"pinta Saleh.

Ayah dari dua orang anak itu membeberkan, saat peristiwa kebakaran kemarin ia bersama keluarga sedang berada di kebun dan baru mengetahui rumahnya terbakar setelah warga menyusul dia kekebun untuk memberitahu bahwa rumahnya terbakar.

Setiba di rumah, Saleh hanya melihat hanya puiing-pung yang tersisa sementara semua harta yang ada dirumah itu hangus terbakar.

Kepada pihak pemadam, Saleh menyarankan agar mobil pemadam kebakaran yang berada di daerah tersebut siap pakai ketika musibah kebakaran terjadi. Sebab melihat dari kejadian yang terjadi di Kecamatan Pintu Rime Gayo tepatnya di Ali-Ali dan yang sekarang ini menimpa rumah saya mobilnya tidak siap pakai.

“Kalau saya sendiri sudah pasrah dengan musibah itu, karena ini sudah menjadi takdir saya tetapi untuk pemadam kebakaran kedepan harus selalui siaga dan hal ini sudah saya sampaikan kepada pihak pemadam kemarin,"ujar Saleh.

Dikatakan Saleh, sejauh ini dia sudah menerima bantuan dari Dinas Sosial dan BPBD dan hari ini menerima bantuan dari anggota DPRK Bener Meriah Sapri Gumara.

Sementara itu, anggota DPRK Bener Meriah, Sapri Gumara mengatakan, bantuan masa panik yang disalurkan berupa sembako yang tergabung dengan anggota DPRA Alaidin Abu Abas.

Atas musibah yang menimpa Saleh, ia meminta pemerintah daerah untuk memberikan selayaknya seperti musibah yang terjadi di Kampung Pasar Simpang tiga dan Kampung Ujung Gele.

“Pemerintah Bener Meriah harus memberikan keadilan terhadap bapak Saleh, dengan korban kebakaran yang telah di bantu oleh pemerintah melalui anggran infaq Baitul Mal,"tegas Sapri Gumara.

Sapri sangat mengharapkan pemerintah daerah Bener Meriah, membantu korban kebakaran warga Blang Rakal ini. Karena pihak Baitul Mal dalam Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) agar memberlakukan sama masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran di Kabupaten Bener Meriah ini.

Seperti diketahui, pemerintah Kabupaten Bener Meriah telah mengesahkan Peraturan Bupati (Perbub) nomor 18 tahun 2019 tentang mekanisme pengumpulan dan penyaluran zakat, infaq, shadaqah, dan harta agama lainya.

Dalam pasal 17 ayat (2) menyebutkan Baitul Mal Kabupaten (BMK) melakukan penyaluran zakat, infaq, shadaqah, dan harta agama lainya antara lain, asnaf sesuai ketentuan syariat islam, korban bencana alam, korban kebakaran, peringatan hari besar islam, organisasi syariat islam dan kegiatan agama lainya yang bersifat untuk kemaslahatan umat.

Justru itu, Gumara meminta Pemerintah berlaku adil dalam menjalankan perbub itu untuk korban kebakaran. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...