Jadi Bahan Lelucon,

KIP Tiadakan Doa pada Debat Walikota

DSC_0205
A A A

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh tidak memasukkan pembacaan doa dalam tata tertib kegiatan debat kandidat walikota dan wakil walikota Banda Aceh tahap II yang berlangsung, Senin (06/02).

Tidak masuknya pembacaan doa merupakan kesepakatan kedua tim sukses setelah melakukan evaluasi terhadap debat kandidat tahap I di Hermes Hotel beberapa waktu lalu.

Hal demikian diungkapkan Ketua KIP Banda Aceh Munawarsyah, ditanyai seusai pelaksanaan debat kandidat yang berlangsung di Taman Budaya Banda Aceh.

Munawar mengatakan, pada rapat evaluasi sebelumnya kedua tim sepakat untuk tidak adanya pembacaan doa pada debat kedua, pasalnya hasil evaluasi kedua tim, pembacaan doa justru menjad bahan lelucon dari salah satu tim pasangan calon.

“Sudah kita bahas bersama kedua tim hasil evaluasi debat I, kedua calon sepakat tidak ada doa, karena pada saat debat pertama jawaban doa dibaca besar-besar ditambah dengan nama pasangan,”ujarnya.

Namun menurut Munawarsyah, bisa jadi hasil kesepakatan itu belum disampaikan oleh salah satu tim pasangan calon kelevel bawah sehingga timbul protes selesai acara. “Itu hasil evaluasi kita bersama panelis dan kedua tim, jadi kalau sekarang tim pak amin mau baca doa silahkan,”tambahnya.

Namun demikian Ketua KIP Banda Aceh mengakui secara keseluruhan debat kandidat calon walikota Banda Aceh periode 2017-2022 berlangsung sukses.

Sementara itu Tim pasangan calon walikota Banda Aceh nomor dua sempat marah-marah meminta pembacaan doa meskipun kegiatan telah selesai, namun permintaan itu tidak digubris, karena sebelumnya sudah ada kesepakatan dari kedua tim agar tidak ada pembacaan doa.

Fotografer:AK Jailani
Sumber:antero
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...