Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh, Azhari Cage:

KIP Perpanjangan Masa Perekaman e-KTP

doc.Azhari Cage
A A A

BANDA ACEH - Wakil ketua Komisi I DPR Aceh, Azhari Cage meminta KIP Aceh untuk memperpanjang batas waktu proses perekaman e-KTP, pasalnya ia menilai masih banyak masyarakat yang susah dalam melakukan proses perekaman

"Kalau masyarakat kota mudah melakukan perekaman karena mudah dekat dengan kantor dinas kependudukan, tetapi kalau masyarakat di desa mereka masih kesusahan untuk menjangkaunya," ujar Azhari

Azhari mengatakan, KIP Aceh harus memperpanjang batas masa pengurusan perekaman e-KTP dan memberikan pertimbangan serta aturan terhadap masyarakat yang tinggal di desa agar tetap bisa memilih.

"Kita harus memberi ruang kepada masyaratar agar bisa menggunakan hak pilihnya. Jangan gara-gara ini akhirnya mereka tidak bisa memilih dan memberikan hak suara," ujarnya.

Azhari mencontohkan, masyarakat di wilayah Aceh Utara, katanya masih terdapat ribuan masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP.

"Yang sudah melakukan perekaman sekitar 18.000 orang, 12.000 lebih belum perekaman. Otomatis mereka tidak bisa memilih karena batas penyerahan surat keterangan perekaman e-KTP 18 November lalu sesuai yang ditentukan KIP," ujarnya.

Kendati demikian, Azhari menyebutkan, Komisi I DPRA akan memanggil kembali KIP Aceh dan seluruh perangkat terkait dalam pelaksanaan pilkada untuk membahas permasalahan e-KTP. Karena kata Azhari, permasalahan dilapangan bukan hanya soal perekaman tetapi juga menyangkut dengan masalah kekosongan belangko dan kesiapan dinas terkait.

"Komisi I DPRA dalam waktu dekat akan memanggil khusus KIP Aceh dan Panwaslih untuk mencari solusi, agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dan hak mereka tidak terabaikan,"

Azhari menyebutkan, permasalahan e-KTP tersebut ditargetkan harus selesai sebelum ditetapkannya Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh KIP.

"Sebelum DPT ditetapakan, persoalan ini harus segera selesai karena ini menyangkut hak seseorang, hak warga negara untuk memilih," kata Azhari.

Sumber: mediaaceh.co
Rubrik: Aceh

Komentar

Loading...