Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Untuk Memperkuat Dukungan ALA

Ketua KP3ALA Bener Meriah Tegaskan Perlu Gelar Sidang Rakyat

SAMSUDDINKetua KP3ALA Bener Meriah Alwin Al-Lahat
A A A

BENER MERIAH – Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi Aceh Lauser Antara (KP3ALA) Kabupaten Bener Meriah menilai untuk mengetahui sikap dukungan terhadap pemekaran Provinsi ALA harus mengelar sidang rakyat.

“Sidang rakyat tersebut akan dilaksanakan di gedung DPRK masing-masing Kabupaten yang berada wilayah ALA, yakni Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tengggara, Singkil dan Subulussalam,"kata Alwin Al-Lahat saat dikonfirmasi wartawan di kantor Bupati Bener Meriah, Jumat (2/10/2020).

Menurut Alwin, tujuan digelarnya sidang rakyat tersebut untuk memastikan dukungan serius terhadap pemekaran Provinsi Aceh Lauser Antara.

Dengan digelarnya sidang rakyat di masing-masing Kabupaten wilayah tengah Aceh ini, maka terpatahkan asumsi publik atas dukungan Kabupaetn Singkil dan Subussalam.

"Jika sidang rakyat itu dilakukan di Singkil dan Subulussalam maka terpatahkan bahwa mereka itu masih setengah-setengah,"tutur Ketua KP3ALA Bener Meriah itu.

Terkait hal tersebut, nanti akan disampaikan ketika rapat dan rapat akan dilakukan secara tertutup dengan para Bupati, Dewan dan KP3ALA untuk merumuskan strategi-strategi.

Dikesempatan tersebut, Alwin juga meminta sikap dari pada perwakilan rakyat di DPRA dari wilayah dapil IV Aceh terhadap pemekaran provinsi ALA, apakah mereka mendukung atau tidak.

"Karena sejauh ini dari 6 DPRA perwakilan kita untuk saat ini baru Hendra Budian yang menyampaikan statement mendukung ALA. Dan bagaimana dengan yang lainnya, seperti Aliadin Abu Abas, Taufik, Salihin, Ridwan dan Bardan Sahidi. Waktu dulu sepengetahun saya Bardan Sahidi itu sanggat mendukung, nah setelah dia duduk di DPRA ini apakah dia masih mendung,"tanya Alwin.

Alwin menegaskan, pihaknya akan mendesak anggota DPRA dapil IV Aceh agar mampu berbicara untuk menyampaikan ke publik terkait posisi mereka terhadap pemekaran provinsi ALA, apakah mereka menolak atau mendukung karena masyarakat ingin mengetahui sikap mereka.

“Masyarakat pingin tau sikap mereka dan hal itu yang ditanyakan masyarakat, kita tau isu ALA itu sensitif karena mereka wakil rakyat namun mereka harus menentukan sikap mendukung atau menolak," ujar Alwin.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...