Sebanyak 20 orang warga di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh reaktif COVID-19 berdasarkan hasil tes cepat yang dilakukan Tim Satgas Gugus Penanggulangan COVID-19 kabupaten setempat. "Dari lebih kurang 100 orang yang dilakukan rapid tes, saat ini yang positif rapid test di Nagan Raya sebanyak 20 orang," kata Koordinator Dokter Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Dr Edi Hidayat SPPD.

Ketua DPR Ingatkan Elite Beri Kesempatan Jokowi Pilih Menteri

FOTO | CNN INDONESIAKetua Dewan Perwakilan Rakyat RI Bambang Soesatyo.
A A A

JAKARTA- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Bambang Soesatyo mengingatkan agar partai-partai politik memberikan kesempatan kepada presiden terpilih Joko Widodo untuk menggunakan hak prerogatifnya dalam penyusunan menteri kabinet.

"Setelah pemilu presiden selesai dan dimenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, saat ini partai-partai pengusung saling tarik-menarik kepentingan siapa mendapat apa, dan siapa mendapat berapa kursi di kabinet," kata Bambang Soesatyo melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (11/8).

Menurut Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet, wajar bila partai koalisi pengusung pasangan Jokowi-Ma'ruf menuntut kursi kabinet karena telah bekerja keras bersama-sama memenangkan presiden petahana tersebut.

Namun dia mengingatkan ada kepentingan bangsa lebih besar yang harus didahulukan oleh Jokowi, yakni menjaga situasi politik nasional yang kondusif, agar rencana pembangunan pemerintahan Presiden Jokowi periode kedua dapat dituntaskan dengan baik.

"Pilihan rekonsiliasi atau tidak, harus diletakkan pada kepentingan bangsa," ucapnya.

Politikus Partai Golkar ini mengingatkan kepada partai-partai pengusung pasangan Jokowi-Ma'ruf, agar memberikan kesempatan penuh kepada Presiden Jokowi menggunakan hak prerogatifnya dalam menentukan menteri kabinet, termasuk menyangkut rekonsiliasi.

"Kesempatan itu termasuk memberikan kesempatan kepada Presiden terpilih untuk memutuskan, rekonsiliasi terbatas atau tidak. Sebaiknya, partai-partai politik termasuk Partai Gerindra dan lain-lainnya siap mengawal dan bekerja dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi hingga 2024," tuturnya.

Sinyal Partai Gerindra akan bergabung ke koalisi Presiden Jokowi dianggap menguat setelah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Kongres V PDI Perjuangan di Bali, pada 8 Agustus 2019.

Prabowo duduk sebaris dengan kursi Jokowi, Ketua Umum PDIP Megawati, dan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin.

Megawati saat memberikan pidato pembuka bahkan menyapa secara khusus Prabowo, yang pernah menjadi calon wakil presidennya pada Pilpres 2009.

Sejumlah sumber menyebut Gerindra akan mengincar kursi Menteri Pertanian, tapi anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengklaim partainya belum bicara ihwal menteri kabinet.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...