Kereta Api Aceh Jadi Hiburan Warga

dokKereta Api Aceh
A A A

LHOKSEUMAWE  - Kereta Api perintis satu-satunya di Provinsi Aceh saat ini yang melayani rute pendek Krueng Mane-Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara, menjadi sarana hiburan warga.

Camat setempat Dewantara Amir Hamzah di Lhokseumawe, Kamis, mengatakan sarana kereta api yang melayani waktu tempuh 32 menit antara Krueng Mane ke Krueng Geukuh tersebut, ramai penumpang pada hari libur.

"Karena pada umumnya, warga banyak memanfaatkan jasa angkutan tersebut sebagai sarana hiburan," katanya.

Selain jarak tempuh yang pendek, harga tiketnya hanya Rp1.000 per orang untuk menempuh rute dimaksud.

Ia menyebut cukup banyak warga dari daerah lain yang datang, khusus untuk menikmati jasa transportasi tersebut.

"Penumpangnya lebih ramai pada hari-hari libur, jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. Karena warga banyak memanfaatkan jasa layanan kereta api tersebut, sebagai sarana hiburan dibandingkan sebagai sarana transportasi," katanya.

Ia mengatakan dominannya warga memakai jasa angkutan kereta api perintis yang ada satu-satunya di Aceh saat ini sebagai sarana hiburan, karena jarak tempuh yang pendek, hanya Krueng Mane-Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara).

Namun, katanya, apabila pembangunan rel sudah sampai ke Kabupaten Bireun, dapat dipastikan keberadaan alat transportasi yang tergolong masih langka di Aceh itu akan semakin menemukan tempatnya sebagai salah satu moda angkutan massal di Aceh sebagaimana saat era kereta api masih aktif dulu di Aceh.

Peresmian pengoperasian kereta api yang melayani rute pendek (Krueng Mane-Bungkaih-Krueng Geukuh) dilakukan oleh Direktur Keselamatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkerataapian Edi Nur Salam, Kamis (3/11).

Kereta api yang diberi nama KA Cut Meutia tersebut setiap hari melakukan 10 kali perjalanan dan mampu mengangkut penumpang 192 orang, sedangkan waktu tempuh 32 menit dengan harga tiket Rp1.000 per orang.

Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...