Terkait Mobil Eks Singapura

Kepala BPKS: Kalau Kuotanya Perlu Ditambah Nanti Kita Tambah

FOTO | AK JailaniPimpinan lembaga Badan Pengusahaan Kawasan Sabang
A A A

Kalau kuotanya perlu kita tambah maka kita tambah, tapi kita ssesuaikan nanti, dan kita akan melihat kondisi ril di lapangan nanti, yaa tidak berani mengatakan ya atau tidak,

Dr. Drs. Sayid Fadhil, SH, M.Hum Kepala BPKS

BANDA ACEH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf resmi melantik Sayid Fadil sebagai kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) periode 2018-2023, Kamis (22/03).

Sayid Fadil saat di wawancarai wartawan usai pelantikan mengaku sudah mengancang-ancang sejumlah program seperti investasi dan pariwisata.

Disamping itu juga terkait dengan keberadaan mobil eks Singapura di Sabang yang hingga kita tidak jelas nasibnya karena terbentur dengan kuota dari pemerintah pusat. Atas hal itu diakui Sayid Fadil, pihaknya akan menjajakinya dan menyesuaikan dengan aturan pemerintah pusat.

“Kalau kuotanya perlu kita tambah maka kita tambah, tapi kita ssesuaikan nanti, dan kita akan melihat kondisi ril di lapangan nanti, yaa tidak berani mengatakan ya atau tidak,”ujarnya.

Selain itu kata Sayid Fadil, dengan ditetapkannya Sabang sebagai destinasi maritim dunia, maka pihaknya akan berusaha keras untuk mendukung agar hal itu terwujud.

Sementara di bidang investasi pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan pihak Qatar, dan Qatar menyatakan siap membangun Sabang, khususnya sektor pariwisata, industri dan perdagangan. Pihaknya mengajukan proposal kepada pihak Qatar sebesar Rp5 Triliun.

“Termasuk perhotelan, bagaimana kita mau membangun pariwisata, jika hotel tidak ada, infrastrtur tidak bagus,” lanjutnya.

Sementara itu terkait dengan struktur pegawai yang dinilai terlalu gemuk, ia mengakui akan melihat kembali kebutuhan di lapangan, karena menurutnya yang paling penting adalah efektif.

“Nanti kita evaluasi, kalau memang butuh perampingan kita rampingkan, tapi kalau butuh penambahan, kita tambah, yang penting efektif,” ujarnya.

Termasuk perhotelan, bagaimana kita mau membangun pariwisata, jika hotel tidak ada, infrastrtur tidak bagus,
Kode:47
Sumber:antero
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...