Sebanyak 281 warga Rohingya melarikan diri dari kamp penampungan sementara di BLK Lhokseumawe, Aceh. Mereka datang dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama terdampar di Aceh Utara sebanyak 99 orang, lalu di Kota Lhokseumawe sebanyak 297 orang. Total dari kedua gelombang itu 396 orang yang ditampung di Kamp BLK Lhokseumawe. “Mereka meninggalkan kamp tanpa sepengetahuan petugas. Mereka menggunakan jasa pihak ketiga untuk menyeberang ke Malaysia, karena sejak awal memang tujuan mereka Malaysia,” kata Mitra.

Banjir Kepung Aceh Utara

Kendaraan Pribadi Tak Bisa Lewati Lhoksukon

BULKHAINIBanjir di Lhoksukon Aceh Utara
A A A

ACEH UTARA - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara hingga kini masih belum surut. Bahkan jalan Nasional Medan- Banda Aceh direndam banjir.

Akibatnya, kendaraan pribadi dan sepeda motor tidak bisa melintas seperti yang terjadi di ibu kota Aceh Utara, Lhoksukon.

Berdasarkan pantauan acehimage.com, Minggu (6/12/2020), kemacetan terjadi di beberapa titik termasuk di pusat ibu kota Aceh Utara di Lhoksukon. Kemacetan diprediksi sepanjang satu kilometer.

Di lokasi terlihat kendaraan "mengular" dikarenakan sulitnya pengemudi mengarungi arus banjir.

"Kalau kendaraan pribadi dan roda dua tidak bisa melewati, paling yang bisa lewat cuma mobil yang bak besar seperti Fuso,"kata Abdurahman warga Kecamatan Lhoksukon.

Menurut Abdurahman, ketinggian debit air di kawasan permukiman warga sepanjang Kota Lhoksukon sekitar satu meter lebih.

"Kita sangat membutuhkan bantuan masa panik, cuma yang menjadi kendala, kita tidak ada tempat untuk membangun dapur umum dikarenakan debit air sangat tinggi,"ujarnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...