Paris Saint-Germain Akhirnya Tersingkir

Kekalahan yang Sulit Diterima SPG

FOTO | GETTY IMAGESParis Saint-Germain akhirnya tersingkir dari Liga Champions karena gagal membendung comeback luar biasa Barcelona. Les Parisiens pun sulit menerima kekalahan telak dari Barca.
A A A

BARCELONA - Paris Saint-Germain akhirnya tersingkir dari Liga Champions karena gagal membendung comeback luar biasa Barcelona. Les Parisiens pun sulit menerima kekalahan telak dari Barca.

PSG seperti sudah menjejakkan satu kaki mereka di babak perempatfinal usai menghajar Barca 4-0 di leg pertama babak 16 besar, bulan lalu. Dengan kemenangan tersebut, peluang mereka untuk lolos memang amat besar.

Untuk membalikkan keadaan, Barca harus mengalahkan PSG dengan selisih minimal lima gol di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB. Misi tersebut tentunya tak akan mudah dipenuhi karena PSG adalah tim kuat bertabur bintang yang sangat jarang kalah telak.

Namun, Barca ternyata mampu melakukannya. Blaugrana melibas PSG dengan skor 6-1 dan berhak lolos ke perempatfinal dengan agregat 6-5.

"Meskipun kami seharusnya mendapatkan dua penalti, kami tidak akan mencari-cari alasan. Kami tidak bermain di babak pertama," ujar CEO dan Chairman PSG, Nasser Al-Khelaifi, di situs resmi klub.

"Setelah memenangi leg pertama 4-0, sangat sulit untuk menerima kekalahan di leg kedua dengan 1-6, tapi kami tak punya pilihan. Setelah kemenangan kami di leg pertama, target lolos ke perempatfinal jadi logis. Namun, kami tahu dalam sepakbola itu tidak berarti apa-apa," imbuh Al-Khelaifi.

PSG tertinggal 0-2 saat turun minum oleh gol Luis Suarez dan gol bunuh diri Layvin Kurzawa. Penalti Lionel Messi kemudian membuat tim tamu tertinggal tiga gol.

Namun, Edinson Cavani sempat menghidupkan harapan PSG setelah mencetak gol balasan ke gawang Barca. Gol Cavani itu memaksa Barca untuk mencetak setidaknya tiga gol di sisa waktu.

Hal tersebut mampu dilakukan oleh Barca pada menit-menit akhir melalui Neymar (dua gol) dan Sergi Roberto di penghujung injury time.

"Kebobolan tiga kali dalam tujuh menit ketika kami tertinggal 1-3 setelah 88 menit sangat menyakitkan. Saya belum bicara kepada para pemain, sekarang bukan waktu yang tepat. Semua orang jengkel, itu wajar. Kami akan menenangkan diri kami," kata Al-Khelaifi.

Sumber:sport.detik.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...