Kasus Penerimaan Tunjangan Ganda

Kejati Aceh Telaah Dugaan Korupsi di Sekretariat KIP Aceh

doc.Illustrasi
A A A

BANDA ACEH - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menalaah dugaan korupsi yang terjadi di Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

Salah satunya kasus penerimaan tunjangan ganda oleh 22 PNS Pemerintah Aceh yang ditugaskandi Sekretariat KIP Aceh dan dan suap dalam pengurusan perpindahan staf.

Kasus dugaan korupsi ini berdasarkan laporan Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) terkait adanya temuan indikasi korupsi di lingkungan Sekretariat KIP Aceh yang melibatkan staf KIP Aceh.

Kepala Penkum dan Humas Kejati Aceh Amir Hamzah mengatakan, saat ini kasus tersebut sudah memasuki tahapan penetian, namun bisa dijelaskan  lebih lanjut karena masih pada tahapan telaah kasus.

“Ini sedang teliti dan telaah,” katanya ketika dihubungi mediaaceh.co, Banda Aceh, Rabu 30 November 2016.

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan Sektariat KIP Aceh Darmansyah sudah diaudit  oleh Inspektorat Aceh, namun hasil audit belum dikeluarkan.

“Inspektorat silakan, mareka kan dari sisi pandangnya beda walaupun sama-sama pemeriksa, kami akan coba dalami lagi,” katanya.

Sebelumnya, tim dari Inspektorat Pemerintah Aceh telah mengaudit ke 22 staf di Sekretariat KIP Aceh.

Kepala Inspektorat Aceh Abdul Karim  mengatakan, ke 22 PNS Pemerintah Aceh yang dipekerjakan di Sekretariat KIP Aceh sejak 1 Oktober 2014 hingga November 2016 terindikasi menerima tunjangan ganda.

Sumber:mediaaceh.co
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...