Dugaan Korupsi Di Kemenag Aceh,

Kejari Layangkan Tiga Surat Panggilan Untuk Daud Pakeh

FOTO | ISTIMEWAKepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh | Drs. H. M. Daud Pakeh
A A A

Jika hari ini dia tidak datang akan saya panggil secara paksa, nggak peduli saya, karena dia seolah-olah telah menghalangi penyidikan ini, jadi untung dia datang pada hari ini,

Husni Thamrin Kejari Banda Aceh

BANDA ACEH - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Aceh, Daud Pakeh akhirnya memenuhi panggilan pihak Kejaksaan Negeri Banda Aceh.

Daud Pakeh tiba di Kejari Banda Aceh tepat pukul 09.00 dan menjalani pemeriksaan di ruangan kasi Pidsus Kejari Banda Aceh.

Daud Pakeh memenuhi panggilan yang ketiga pihak Kejari Banda Aceh untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi perencanaan pembangunan gedung Kantor Kanwil Agama tahun 2015 dengan nilai kontrak Rp1,16 Milyar dari pagu Rp1,2 miliar.

Proyek desain gedung tersebut dikerjakan PT Supernova Jaya Mandiri (SJM). Kontrak perencanaan senilai Rp1.167.319.000,00 untuk membangun gedung sayap kiri Kanwil Kemenag Aceh yang total anggarannya mencapai Rp40 miliar.

Daud pakeh sendiri merupakah saksi yang ke 31 yang dimintai keterangannya oleh Kejari Banda Aceh. Dalam kasus itu Kejari juga sudah menetapkan dua orang tersangka.

Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh Husni Thamrin mengatakan, Daud Pakeh menghadiri panggilan ketiga pihaknya. Sebelumnya Daud tidak menghadiri panggilan pertama tanpa alasan yang jelas, kemudian panggilan kedua Daud Pakeh beralasan sakit. Namun Daud Pakeh berjanji akan datang sendiri pada tanggal 29 Mei 2017, namun setelah ditunggu juga tidak datang, sehingga pihaknya melayangkan panggilan ketiga.

“Jika hari ini dia tidak datang akan saya panggil secara paksa, nggak peduli saya, karena dia seolah-olah telah menghalangi penyidikan ini, jadi untung dia datang pada hari ini,”ujarnya.

Husni menyebutkan, Kejari Banda Aceh sebelumnya sudah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut, masing-masing HS yang merupakan Direktur PT Supernova dan YL yang merupakan PPTK.

Seperti diberitakan sebelumnya Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh pada 18 April 2017 lalu juga menggeledah ruang kerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Daud Pakeh dan ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP) kantor tersebut.

Bedasarkan penelusuran media, indikasi dugaan tindak pidana korupsi itu muncul dari adanya temuan BPK RI tahun 2016, yaitu perencanaan Kantor Kanwil Kemenag Aceh senilai Rp1,1 miliar lebihTahun Anggaran 2015. Proyek perencanaan pembangunan tersebut tidak diyakini kewajarannya.

Sebelumnya Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh juga berharap kepada pihak penegak hukum untuk segera mengungkap sejumlah indikasi korupsi di Kantor Kemenag Aceh yang selama ini kurang mendapat sorotan dari media dan penegak hukum.

Kode:47
Sumber:antero
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...