Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Aceh Menjadi 50 Orang

HUMAS DAN PROTOKOL SETDA ACEHJuru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani
A A A

BANDA ACEH – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, merilis akumulasi kasus Covid-19 di Aceh, berdasarkan laporan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota, per tanggal 23 Juni 2020, pukul 15.00 WIB.

Juru Bicara Pemerintah Aceh yang akrab disapa SAG itu memaparkan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini sebanyak 2.241 orang. Ada penambahan ODP baru sebanyak 10 orang dibandingkan data kumulatif kemarin, yang sebanyak 2.231 orang.

“ODP yang masih dalam pemantauan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 29 orang. Sedangkan sebanyak 2.212 orang sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri,” jelas SAG.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjutnya, sebanyak 117 kasus. PDP yang masih dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 kabupaten/kota saat ini, sebanyak 3 orang. PDP di Aceh yang sudah sembuh sebanyak 113 orang. PDP yang meninggal dunia hanya 1 orang. PDP itu meninggal pada 26 Maret 2020.

Sedangkan jumlah orang yang Positif Covid-19 hingga saat ini sudah mencapai 50 orang. Pasien positif Covid yang masih dirawat sebanyak 28, sudah sembuh 20 orang, dan 1 orang meninggal dunia, pada 23 Maret 2020.

“Kita himbau masyarakat menahan diri dulu dari keinginan berpergian dari dan ke zona merah Covid-19. Mari menerapkan ‘kunjungan’ melalui teknologi informasi—meski tidak bertemu fisik namun tanpa mengurangi esensi silaturahmi dalam kehidupan kita,” pungkasnya.

Rubrik:PEMDA ACEH

Komentar

Loading...