Ketika Payudara Ibu Bengkak,

Kapan Pakai Kompres Hangat atau Dingin?

FOTO | ISTIMEWAMenyusui anak
A A A

JAKARTA - Ketika payudara ibu menyusui membengkak, maka kompres bisa dipakai untuk meringankan gejalanya. Namun kira-kira jenis kompres apa yang tepat, apakah kompres panas atau kompres dingin?

Pakar laktasi dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM, mengatakan pada dasarnya ibu harus tahu terlebih dahulu penyebab pembengkakkan payudara dan prinsip dari kompres. Biasanya payudara pada ibu menyusui membengkak karena ada penyumbatan kelenjar akibat produksi susu tapi bisa juga karena hal lain seperti infeksi.

Ketika payudara membengkak karena ada sumbatan susu maka kompresi hangat yang disarankan. Namun ketika payudara bengkak dan nyeri karena penyebab lain maka kompresi dingin yang dipakai.

"Kalau kita pakai kompres hangat maka pembuluh-pembuluh dit empat yang dikompres termasuk pembuluh ASI (Air Susu Ibu -red) akan melebar. Jadi kalau ada sumbatan kemudian kita kompres hangat saluran yang tadinya sempit melebar," kata dr Utami pada detikHealth ketika ditemui di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (14/1/2017).

"Kompres dingin dipakai untuk mengurangi kesakitan. Kan kalau jaman dulu tuh waktu kakek saya disunat beliau hanya dengan es supaya sakitnya kurang," lanjut dr Utami.

Nah ketika seorang ibu keliru menggunakan kompres pada payudara bengkak, maka efek yang sebaliknya bisa terjadi. Sebagai contoh pada payudara yang bengkak karena tersumbat, kompres dingin malah akan semakin memampatkan saluran susu sehingga memperburuk keadaan.

Padahal menurut dr Utami penyumbatan payudara seharusnya diatasi dengan melebarkan saluran susu ditambah dengan pijatan halus. Ibu bisa memakai botol susu yang dihangatkan sebagai alat bantu kompres dan pijat.

"Kalau saya biasanya mengusulkan pada ibu-ibu pijatnya pakai botol dan air hangat. Jadi melebarkan dan menolong secara mekanik sumbatan untuk keluar," tutup dr Utami.

Komentar

Loading...