Sekda Aceh

Kamarudin, Jafar Atau Taqwallah?

FOTO | ISTIMEWACalon Sekda Aceh
A A A

ACEH - Tim Penilai Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh sudah mengeluarkan hasil penilaian calon pejabat pimpinan tinggi madya sekretaris daerah Aceh.

Hasilnya, ada tiga dari 10 nama peserta yang berpotensi menggantikan Posisi yang akan segera ditinggalkan Dermawan. Dan ketiga nama tersebut masing-masing Kamarudin Andalah, M Jafar dan Taqwallah, kabarnya sudah dikirimkan kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Kamaruddin Andalah

Kamaruddin Andalah yang saat ini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Aceh atau Assisten III, sebelumnya juga pernah dipercayakan oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menjadi Pejabat Bupati Kabupaten Pidie Jaya, dan pernah menjabat sebagai Kepala Biro tata Pemerintahan.

M. Jafar

Sementara M. Jafar yang saat ini menjabat Asisten Pemerintah dan Kesitimewaan Aceh Setda Aceh atau Assisten I , sebelumnya juga pernah menjabat Staf ahli pemerintah Aceh bidang hukum dan politik.

Taqwallah

Sementara nama ketiga adalah Taqwallah, yang saat ini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan atau Assisten II yang juga merangkap sebagai Ketua Unit Kerja Percepatan dan Pengendalian Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (P2k-APBA).

P2K APBA dibentuk pada tahun 2010 masa pemerintahan Irwandi-Nazar. Dibawah komando Taqwallah, P2K dinilai sangat sukses, sehingga dipertahankan pada masa Plt Gubernur Tarmizai Karim, juga dipakai pada periode Zaini-Muzakir Manaf serta Plt Gubernur Soedarmo.

P2K yang berperan dalam mempercepat realisasi anggaran ini dinilai sangat efektif sehingga kembali dipertahankan pada masa Irwandi-Nova. Dan kini Nova juga masih menjadikan P2K sebagai sarana untuk memantau perkembangan realisasi anggaran dan pembangunan Aceh.

Bahkan karena kemampuannya memimpin P2K, pada masa kepemimpinan gubernur Zaini Abdullah, Taqwallah, pria kelahiran Banda Aceh 14 Mei 1964 ini juga pernah dipercayakan sebagai Kepala Dinas Kesehatan Aceh.

Saat ditanyai wartawan kepada Doto Zaini terkait dua jabatan yang diemban Taqwallah sekaligus saat itu, Zaini menjawab “ Karena dia memang mampu”.

Selain itu, bekas Kadis Kesehatan kabupaten Simeulu dan pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Simeulu itu juga pernah dipercayakan sebagai Tenaga Ahli Menteri ESDM dan kepala unit pengendalian dan percepatan infrastuktur ESDM. Baru-baru ini, Taqwallah juga dipercayakan menjabat sebagai Plh Sekda Aceh.

Pejabat yang memulai karir sebagai kepala Puskesmas Seunodon dan Samalanga ini juga berhasil menorah berbagai prestasi seperti dokter teladan, PNS prestasi kerja luar biasa baiknya dan Inovator TOP 9 Inovasi Pelayanan publik Kemenpan 2014.

Kode:47
Sumber:antero
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...