Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala yang baru saja dilantik pada akhir Desember tahun lalu sebagai orang nomor wahid dibidang administasi, ternyata sosok lulusan S3 ini memiliki karakter maupun cara ampuh tersendiri untuk menghindari konfirmasi dengan wartawan, Sabtu (23/01/2021). Sikap orang nomor tiga di jajaran pemerintahan Aceh Utara, terkesan seakan-akan tidak paham terhadap fungsi dan tugas seorang wartawan, Seharusnya seorang Sekda harus koperatif dengan wartawan sesuai fungsinya yang diatur seusai dalam undang undang nomor 40 tahun 1999.

Keputusan Gubernur Dipertanyakan

Kadis Pendidikan Dicopot di Akhir Tahun, Kenapa?

ISTIMEWAUsman Lamreung
A A A

BANDA ACEH - Mengejutkan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersikap. Hal itu dibuktikan dengan memberhentikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs Rachmat Fitri HD MPA dan dia digantikan dengan Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh.

Menurut pengamat pendidikan dan ekonomi pembangunan, Usman Lamreung, Pencopotan Kepala Dinas Pendidikan Rachmat Fitri, terkesan mendadak dan mengagetkan berbagai kalangan dan masyarakat, karena dilakukan diujung tahun disaat -saat berakhirnya pelaksanaan program dan penutupan anggaran tahun 2020.

Akademisi dari Universitas Abulyatama (Unaya) ini mempertanyakan, ada apa sebenarnya hingga Rahmat Fitri harus dicopot dan diganti mendadak, apakah ada masalah dengan program pembuatan tempat cuci tangan 400 paket dengan anggaran 41,2 Milyar?

Ataukah ada masalah lainnya yang urgent mengharuskan Rachmat Fitri di depak dari jabatannya sebagai kepala Dinas Pendidikan Aceh..?

Yang mengherankan kata Usman Lamreung, kenapa penganti Kepala Dinas Pendidikan Aceh Rahmat Fitri adalah Alhudri?
Padahal seperti diketahui Alhudri sampai saat ini adalah kepala Dinas Sosial.

Selain itu sudah pasti Dinas Sosial cukup banyak program yang harus dituntaskan atau realisasikan.

"Nah, seharusnya penjabat lain yang ditujuk sesuai bidang, cakap, dan punya skil sesuai dibidangnya," ujarnya.

Adakah pencopotan terkait proyek?

Oleh karena itu, sudah sepatutnya pemerintah Aceh memberikan penjelasan terkait dengan pecopotan kepala dinas pendidikan yang terkesan mendadak, dan dipaksakan. Jadi tentu saja ini bisa mempengaruhi berbagai program yang sudah disusun dan berjalan.

"Jadi jangan sampai nantinya terkesan pada masyarakat, pencopotan kepala Dinas Pendidikan ini sangat sarat kepentingan dan politis. Maka sudah sepatutnya Gubernur atau Sekda memberikan penjelasan pada publik," ujarnya.

Apakah pencopotan Rahmat Fitri ada kaitannya dengan paket proyek..?
Karena pekan-pekan terakhir, Dinas Pendidikan Aceh banyak disorot masyarakat, salah satunya adalah 400 paket Pembuatan tempat cuci tanggan disekolah dengan anggaran 41,2 milyar.

Beberapa kalangan katanya menilai program tersebut dianggap program mubazir, dan bukan program urgensi yang harapan sekolah dan guru.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...