Ruslan Adli,

Kades di Abdya dapat Kendaraan Dinas

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A

Tahun ini, semua kepala desa bersefakat membeli kendaraan dinas baru sumber ADG untuk kelancaran penyelengaraan pemerintahan desa, karena kendaraan dinas lama umurnya rata-rata sudah 12 tahun, tidak layak pakai lagi,

Ruslan Adli DMP4 Abdya

BLANG PIDIE - Sebanyak 152 keuchik (kepala desa) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada tahun 2017 mendapat kendaraan dinas baru jenis roda dua, sebagai upaya meningkatkan kinerja di tingkat pemerintahan desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DMP4) Abdya, Ruslan Adli di Blangpidie, Senin mengatakan, kendaraan dinas tersebut dibeli dari dana Anggaran Dana Gampong/desa (ADG) yang setiap tahun dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) bukan dari Anggaran Dana Desa (ADD) APBN.

"Pembelian kendaraan dinas baru itu dilakukan oleh masing-masing kepala desa. Kita dari dinas hanya memberikan speknya saja supaya kendaraannya seragam," katanya.

Ia mengatakan, disamping dana desa sumber ADD APBN, Pemkab Abdya setiap tahun juga merealisasikan ADG kepada tiap-tiap desa sumber APBK untuk kelancaran penyelengaraan pemerintahan desa.

"Dana yang direalisasikan ke desa-desa itu ada tiga sumber, yang pertama Anggaran Dana Desa (ADD) sumber APBN, kedua ADG sumber APBK dan ketiga sumber dana bagi hasil pajak dan retribusi," ujar dia.

Ia mengatakan, dana ADG tersebut khusus diperuntukkan kelancaran penyelengaraan pemerintahan desa. Contohnya untuk uang jerih payah kades, perangkat desa, administrasi kantor desa, untuk pelayan, pembinaan kemasyarakatan dan untuk pemberdayaan masyarakat.

"Tahun ini, semua kepala desa bersefakat membeli kendaraan dinas baru sumber ADG untuk kelancaran penyelengaraan pemerintahan desa, karena kendaraan dinas lama umurnya rata-rata sudah 12 tahun, tidak layak pakai lagi," katanya.

Ia menjelaskan, jumlah ADG sumber APBK dan sumber dari Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi yang disalurkan setiap tahun untuk desa-desa tersebut bervariasi, mulai dari yang terbanyak Rp700 juta hingga paling sedikit sebesar Rp176 juta.

"Jumlah ADG yang disalurkan kepada desa-desa itu bervariasi, tergantung dari jumlah penduduk dan luas desanya," katanya.

Kode:47
Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...