Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala yang baru saja dilantik pada akhir Desember tahun lalu sebagai orang nomor wahid dibidang administasi, ternyata sosok lulusan S3 ini memiliki karakter maupun cara ampuh tersendiri untuk menghindari konfirmasi dengan wartawan, Sabtu (23/01/2021). Sikap orang nomor tiga di jajaran pemerintahan Aceh Utara, terkesan seakan-akan tidak paham terhadap fungsi dan tugas seorang wartawan, Seharusnya seorang Sekda harus koperatif dengan wartawan sesuai fungsinya yang diatur seusai dalam undang undang nomor 40 tahun 1999.

Aminullah:

Kaderisasi MES Upaya Membumikan Ekonomi Syariah

HUMAS PEMKO BANDA ACEHAcara Pelatihan Kaderisasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Aceh
A A A

BANDA ACEH – Komitmen dan Keseriusan Wali Kota Aminullah selaku Ketua MES Aceh dalam membumikan Ekonomi Syariah di bumi Serambi Mekkah terus digaungkan ke seluruh pelosok negeri.

Hal itu mengemuka pada saat Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menutup Acara Pelatihan Kaderisasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Aceh dengan mengangkat tema ” Melalui Pelatihan Kaderisasi MES Wilayah Aceh Melahirkan Kader-Kader Yang Handal dan Profesional” di Grand Permata Hati Hotel, Kamis, (26 /11/2020).

Agenda pengkaderan yang diselenggarakan selama dua hari tersebut diikuti seluruh perwakilan MES Kabupatan/Kota, Perguruan Tinggi, Ulama, Penyuluh Agama, dan Ormas Islam serta menghadirkan pemateri para pakar ekonomi syariah di Aceh.

Dalam acara tersebut Wali Kota juga menyerahkan Buku Ala Aminullah Perangi Rentenir secara simbolis kepada peserta, sekaligus menyaksikan secara bersama tayangan video singkat tentang buku yang menjadi inspirasi pemberantasan praktik riba di Aceh.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan acara ini wujud dari upaya MES Wilayah Aceh untuk terus membumikan Ekonomi Syariah di Nanggroe Aceh dan mencetak kader-kader yang akan mengedukasi masyarakat tentang ekonomi syariah.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga masyarakat kita nantinya memiliki pengetahuan tentang pelaksanaan ekonomi syariah,” ungkap Ketua Umum MES tersebut.

Menurutnya, sejak penerapan syariat Islam pada 2002 silam, persoalan muamalah secara syariah seakan terlupakan. “Kita hanya fokus pada akidah, ibadah, dan syiar islam, tapi ketinggalan soal muamalah secara syariah, katanya.

Pihaknya berharap nantinya dengan adanya kegiatan ini bisa mensosialisasikan ekonomi syariah kepada seluruh elemen masyarakat, agar nantinya masyarakat di Aceh meninggalkan pola konvesional sesuai dengan Qanun No 11 tahun 2018 tentang LKS, ungkapnya.

Rubrik:BANDA ACEH

Komentar

Loading...