Mahkamah Agung

Kabulkan Gugatan Afrizal Bakri

ACEHIMAGE.COM | JALALUDDIN ZKY.
A A A

SABANG - Menjelang penenetapan Daftar Calon Tetap (DCT) peserta Pemilu 2019, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan Wakil Ketua DPRK Kota Sabang Afrizal Bakri.

Dikabulkannya gugatan tersebut berdasarkan surat MA Nomor 1 P/PA-PEMILU/2018 yang muncul di Web resmi MA, Kamis (20/9/2018). Dalam surat tersebut Mahkamah Agung membatalkan keputusan KIP Kota Sabang Nomor 15/HK.04.2-Kpt/1172/KIP-Kot/IX/2018 tentang perubahan atas semua keputusan KIP Kota Sabang tentang Penetapan DCS Anggota DPRK Kota Sabang untuk Pemilu 2019 Dapil 1 Kota Sabang dari Partai Aceh calon nomor urut 4 Afrizal Bakri.

Kemudian, MA mengabulkan permohonan pemohon Afrizal Bakri menyatakan dan memerintahkan termohon mencabut surat keputusan KIP sekaligus menerbitkan keputusan tentang penetapan pemohon dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Sabang untuk Pemilu 2019.

Surat tertulis yang diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim pada hari Rabu, tanggal 19 September 2018 diketuai Dr Irfan Fachruddin SH CN, Hakim Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua Majelis, bersama-sama dengan Dr Yosran SH MHum dan Dr H Yodi M Wahyunadi SH MH, Hakim-Hakim Agung sebagai anggota.

Putusan tersebut disampaikan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh Ketua Majelis dengan dihadiri Hakim-Hakim Anggota Joko A Sugianto SH, Panitera Pengganti.

Sementara menyikapi putusan Mahkamah Agung, Ketua KIP Kota Sabang Azman SE mengatakan, dengan adanya surat keputusan Mahkamah Agung itu, KIP Kota Sabang akan mencabut kembali SK Nomor 15 /HK.04.2-Kpt/1172/KIP-Kot/IX/2018 dan akan memasukkan kembali saudara Aprizal Bakri dalam Daftar Calon Sementara (DCS) sebagai peserta Pemilu 2019.

Merujuk berdasarkan keputusan itu, KIP Kota Sabang akan melaksanakan perintah Mahkamah Agung atas dikabulkannya gugatan Afrizal Bakri berdasarkan surat MA Nomor 1 P/PA-PEMILU/2018.

"Kita akan laksanakan hasil putusan MA itu untuk memasukan kembali saudara Afrizal Bakri dalam Daftar Calon Sementara (DCS), dan secara otomatis pada hari ini juga kita akan tetapkan Aprizal Bakri dalam Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPRK Kota Sabang dari Partai Aceh sebagai peserta pada Pemilu 2019 nanti," terang ketua KIP.

Sebelumnya
Komisi Independen Pemilihan Kota Sabang mengeluarkan surat keputusan tentang terjadinya sengketa pelanggaran adminitrasi Pemilu No 15/HK.04.2-Kpt/1172/KIP-Kot/IX/2018 tetang perubahan penetapan DCS Caleg DPRK Sabang yg membatalkan (TMS) Afrizal Bakri , SHI dari Partai Aceh.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan gugatan PKS dalam putusan Panwaslih Kota Sabang No 001/PS/PWSL.SBN.01.05/VIII/2018. yang memutuskan Afrizal Bakri dengan status tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai bakal calon anggota DPRK untuk pemilu tahun 2019.

Panwaslih Kota Sabang saat itu mengabulkan seluruh permohonan pemohon yakni pihak PKS Kota Sabang yang dianggap tidak memenuhi syarat bakal calon anggota DPRK Sabang untuk pemilu 2019.

Pasalnya, salah satunya dianggap pihak PKS yang saat itu selaku pihak penggugat, dan tergugatnya Aprizal Bakri selaku anggota DPRK Kota Sabang dari kader PKS lompat pagar maju melalui Parta Aceh tidak pernah mengajukan surat pengunduran diri.

Padahal berdasarkan kekhususan Aceh dalam Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA) Nomor 11 Tahun 2006 yang diadopsi Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).

Surat penjelasan telah dikeluarkan bahwasanya peserta calon anggota Legeslatif (Bacaleg) yang pindah partai dengan ketentuan dari Partai Nasional ke Partai Lokal dan sebaliknya, tidak perlu mengundurkan diri dari partai sebelumnya. Inilah awal mula terjadinya saling gugat menggugat itu.

Penulis:Jalaluddin Zky
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...