Seorang warga Cot Gapu Kecamatan Kota Juang, Bireuen yang berdomisili di Lampriet, Kuta Alam Banda Aceh meninggal dunia saat sedang menikmati makan siang di salah satu warung nasi yang berada di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (25/5/2020).

Dr. Mukhlis Yunus, SE,MS:

Jurus Selamat Ekonomi Dampak Covid-19 untuk Pemerintah Aceh

HT ANWAR IBRAHIMPengamat ekonomi dari Universitas Syiah kuala (Unsyiah) Dr. Mukhlis Yunus, SE,MS
A A A

Sepatutnya pemerintah kabupaten/kota dan gampong mendukung sepenuhnya kebijakan Plt Gubernur Nova Iriansyah yang terkait dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat dampak Covid-19.

Dr. Mukhlis Yunus, SE, MS Pengamat ekonomi dari Universitas Syiah kuala (Unsyiah)

BANDA ACEH - Pengamat ekonomi dari Universitas Syiah kuala (Unsyiah) Dr Mukhlis Yunus SE MS untuk menyelamatkan perekonomian daerah, pemerintah Aceh di bawah Plt Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah disarankam agar menyiapkan jurus untuk melawan dampak wabah Virus Corona (Covid-19) pada ekonomi di Provinsi Aceh.

Jurus pertama, Plt Gubernur mengintruksikan seluruh bupati dan walikota supaya memangkas anggaran yang tidak penting, seperti perjalanan dinas, rapat, dan belanja yang tidak prioritas atau tak berpengaruh langsung pada peningkatan daya beli masyarakat.

"Saya sarankan memangkas rencana belanja itu penting agar anggaran yang tidak prioritas, bisa dimanfaatkan bagi hal yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini," kata Mukhlis Yunus menjawab acehimage.com, Senin (30/3/2020).

Selain itu Pemerintah Aceh perlu menjamin kelancaran pasokan dan distribusi terutama bahan pangan.

Bila ditanya, apakah Pemerintah Aceh perlu mengeluarkan kebijakan untuk mendorong bangkitnya ekonomi daerah.?

Tentu saja sangat diperlukan kata Mukhlis, karena itu bagian dari solusi juga sebagai pendorong dari kebijakan yang akan diambil untuk menyorong daya beli masyarakat bawah.

Kemudian langkah selanjutnya yang perlu dipertimbangkan juga, antara lain:

1 Mengevaluasi pergeseran pembiayaan infrasruktur yang manfaat jangka panjang ke pendek dan jangka menengah, dan dibarengi dengan pemberdayaan ekonomi desa.

2. mengantisipasi mobilisasi dan urbanisasi penduduk kota ke desa terutama dari dan daerah terpapar covid 19.

3. Identifikasi dan sinkronisasi masyarakat yang telah lockdown mandiri untuk diberi dukungan BLT konsumsi dan obat-obatan.

4. Pelurusan informasi terkait covid-19 dan peluang usaha.

5. Lakukan kebijakan operasi pasar dengan melibatkan BUMD dan swasta untuk menjamin ketersediaan barang dan harga barang pokok.

6.Memperpendek matarantai pengadaan barang makanan dan obat-obatan.

7.Sepatutnya pemerintah kabuparen/kota dan gampong mendukung sepenuhnya kebijakan Plt Gubernur yang terkait dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat dampak Covid-19 .

"Langkah atau jurus-jurus tersebut kiranya menjadi atensi pemerintahan Pak Nova," ujar pakar ekonomi Unsyiah ini.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...