Perhatikan Sisi Baik dan Buruk

Jika Sering Makan Ikan Tuna

FOTO | IstimewaIkan tuna lezat dan menyehatkan
A A A

IKAN tuna enak diolah menjadi makanan apapun yang menyehatkan. kamu harus tahu baik dan buruknya dari bahan makanan itu supaya tidak mengalami efek samping seperti alergi.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tuna kaleng punya banyak manfaat bagi kesehatan. Tapi sayangnya, sebagian orang yang makan bisa alergi karena ikan ini mengandung senyawa khusus.

Ahli gizi menyebutkan, seseorang yang makan ikan tuna dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah hingga mendukung penurunan berat badan. Ikan ini mengandung protein berkualitas tinggi, selenium dan potasium, tinggi asam lemak omega-3 dan vitamin B.

Lebih lanjut, kamu harus tahu sisi baik dan buruknya konsumsi ikan tua. Berikut ulasannya, dilansir Livestrong, Rabu (2/5/2018).

Meningkatkan fungsi jantung
Ikan tuna kaleng kaya sumber asam lemak omega-3, asam eicosapentaenoic atau EPA, dan asam docosahexaenoic atau DHA. Ikan ini juga penuh lemak tak jenuh yang sehat bagi jantung. Jika mengonsumsi tuna setiap hari, kamu juga bisa mengontrol tekanan darah, yang nantinya menekan risiko penyakit jantung.

Sumber protein yang murah selain suplemen
Jika bosan makan telur atau aneka daging-dagingan, kamu bisa memilih ikan tuna untuk memenuhi kebutuhan protein. Ikan tuna kaya akan protein untuk menjaga jaringan otot. Bahkan, peneliti Harvard School of Public Health menyebutkan ikan tuna adalah pilihan makanan sehat yang kaya protein dan cocok dimakan setiap hari.

Mencegah kolesterol jahat
Tubuh manusia harus jauh dari serangan kolestrol jahat. Konsumsi ikan adalah salah satu cara untuk menekan kolesterol itu. Para peneliti dari University of California menyebutkan, kandungan niacin dalam ikan tuna dapat mencegah kolesterol jahat. Sehingga manfaatnya kamu bisa menekan berbagai penyakit kronis di masa mendatang, seperti diabetes, jantung, peradangan hati, gangguan usus besar, dan lainnya.

Awas sisi buruknya ikan tua mengandung merkuri
Ikan tuna mengandung merkuri, yakni logam yang dapat merusak efek buruk pada sistem saraf dan fungsi otak. Wanita hamil sanagt tidak disarankan untuk makan ikan tuna selama mengandung bayi. Merkuri adalah zat beracun yang berdampak pada tumbuh kembang janin. Ketika lahir, bayi bisa lahir cacat atau dengan autisme yang mengganggu tumbuh kembangnya.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...