Chelsea Bangkit

Januari Tidak Sekelabu September Lalu

A A A

JAKARTA - Chelsea punya hasil kontras di 5 bulan awal Premier League 2016-17: menang terus atau malah tak pernah menang--di bulan September. Usai membuka 2017 dengan kekalahan, Chelsea pasti tak mau Januari ini jadi sekelabu September lalu.

Chelsea mengawali Premier League musim ini dengan kemenangan-kemenangan atas West Ham United (2-1), Watford (2-1), dan Burnley (3-0) pada bulan Agustus. Sebuah hasil 100%.

Kecenderungan tersebut tak berlanjut di bulan September. Setelah berimbang 2-2 di markas Swansea City, The Blues kalah saat menjamu Liverpool (1-2) dan kemudian tunduk di markas Arsenal (0-3). September kelabu buat Chelsea.

Oktober kemudian menjadi awal dari laju impresif Chelsea. Skuat Antonio Conte secara berturut-turut melibas Hull City (2-0), Leicester City (3-0), Manchester United (4-0), dan Southampton (2-0). Oktober berakhir dengan hasil 100% untuk Chelsea, tanpa kebobolan satu gol pun.

Ada tiga laga liga yang harus dijalani Chelsea pada bulan November, lebih sedikit satu dari bulan sebelumnya. Tapi trennya masih sama; Chelsea menang atas Everton (5-0), Middlesbrough (1-0), dan Tottenham Hotspur (2-1).

Memasuki bulan terakhir tahun 2016, Chelsea masih berderap kencang. Enam pertandingan Premier League dijalani, enam kemenangan pula diraih. Dalam deretan korban Chelsea di bulan ini ada Manchester City (3-1), West Bromwich Albion (1-0), Sunderland (1-0), Crystal Palace (1-0), Bournemouth (3-0), dan Stoke City (4-2).

Hasil 100% di bulan Oktober, November, dan Desember itu turut menghadirkan rentetan 13 kemenangan beruntun buat Chelsea. Itu menyamai rekor Arsenal sebagai tim dengan rentetan kemenangan terpanjang di satu musim Premier League.

Setelah melayang tinggi, Chelsea akhirnya harus kembali memijak bumi ketika menjalani laga liga pertamanya di tahun 2017. The Blues kalah 0-2 ketika melawat ke markas Spurs, Kamis (5/1/2017) dinihari WIB.

Dengan hasil tersebut Chelsea juga gagal menyamai rekor Arsenal sebagai tim dengan rentetan kemenangan terpanjang dalam sejarah Premier League (tidak dalam satu musim yang sama) yang lahir pada tahun 2002 silam.

Menilik kecenderungan lima bulan terakhir, saat Chelsea cuma mencatatkan dua skenario persentase kemenangan yakni 100% atau 0%, sudah pasti Diego Costa cs kini ingin segera bangkit dan menang lagi demi terhindar dari kelabunya September lalu--sekaligus membuat skenario ketiga dalam perjalanan mereka sejauh ini.

Si pemuncak klasemen sementara Premier League tersebut baru berkesempatan untuk berupaya melakukannya di markas Leicester pada 15 Januari mendatang, dengan matchday partai di liga lebih dulu harus diselingi ajang Piala FA pada akhir pekan ini.

Sumber:sport.detik.com
Rubrik:Bola

Komentar

Loading...