Polres Bener Meriah melalui Satreskrim telah menetapkan tersangka dan menahan dugaan pembuatan ijazah palsu, pada Sabtu (23/1/2021) lalu. Tersangka yang ditetapkan yakni , AS (37) yang merupakan staf di Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah yang mengaku telah membuat sebanyak 30 lembar ijazah. Polres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki Muslim mengatakan, sejauh ini masih menetapkan dan menahan tersangka dugaan pembat ijazah palsu.

Cegah Covid-19:

Jangan Seperti Rakyat Brazil, Warga Banda Aceh Harus Disiplin

ISTIMEWAPemimpin Redaksi acehimage.com
A A A

Sejak awal munculnya wabah corona, Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman sudah sering mengingatkan warganya, bahwa untuk memutuskan rantai penularan virus corona, kuncinya adalah kedisiplinan dari masyarakat menjalankan sejumlah langkah pencegahan.

Disetiap kesempatan Aminullah meminta warganya supaya disiplin. "Masyarakat diharapkan bisa melaksanakan disiplin untuk mematuhi aturan yang diberikan oleh pemerintah," demikian yang kerap disampaikan sang Walikota.

Sejak pertama kali diketahui ada warga kota yang terpapar Covid-19, ia sudah memberi arahan kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah penularan Covid-19. Jika tidak salah, arahan tersebut meliputi setidaknya empat langkah.

Pertama, untuk mengurangi risiko terpapar Covid-19, sebaiknya warga menerapkan physical distancing, yakni menjaga jarak fisik pada saat berkomunikasi dengan siapapun.

Memang jaga jarak penting dilakukan karena sumber penularan Covid-19 terjadi melalui droplet (partikel air liur orang lain) yang positif terjangkit pada saat batuk, bersin atau berbicara.

Maka dengan menjaga jarak, orang tidak akan terpapar secara langsung droplet dari individu lain yang terjangkit Covid-19.

Kedua, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir. Hal ini harusnya dilakukan secara disiplin dan kontinyue atau terus menerus.

Ketiga, masyarakat diharapkan disiplin menggunakan masker saat keluar rumah.

Keempat, masyarakat diminta disiplin dalam mematuhi aturan pemerintah daerah terkait pembatasan sosial berskala besar (disini belum pernah diterapkan).

Tegasnya penularan  Covid-19 dapat dicegah dengan  disiplin yang kuat dari warga kota atau masyarakat.

Apalagi yang kita lihat saat ini masih ada penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di kota Banda Aceh.

Kalau tidak mau mengalami seperti terjadi pada rakyar Brazil, maka kita harus mengikuti anjuran pemerintah kota dibawah kepemimpinan H Aminullah Usman.

Jangan seperti rakyat Brazil

Rakyat Brasil masih mengalami kesulitan menekan angka kasus baru virus Corona Covid-19.

Bahkan laporan terbaru seperti yang dilansir ANTARAmenyebut kasus terbaru virus Corona Covid-19 di Brasil bertambah lebih dari 30 ribu dalam sehari saja.

Kemementerian Kesehatan Brazil tulis media pemerintah itu melaporkan penambahan 30.476 kasus Covid-19 dan 552 kematian selama 24 jam terakhir pada Minggu (28/6/2020).

Total infeksi virus corona di negara tersebut kini mencapai 1.344.143 kasus, sedangkan jumlah kematian sebanyak 57.662.
Brasil merupakan negara terparah kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, yang dilanda wabah virus corona Covid-19.

Oleh karena itu kedisiplinan yang dianjurkan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman perlu mendapat perhatian serius dari warga kota (masyarakat).

"Demi keselamatan warga dari wabah corona, mari kita disiplin sesuai anjuran pemerintah".

Karena itu tak bosan-bosannya Aminullah meminta kepada seluruh warga Banda Aceh untuk serius dan disiplin dalam menjalankan aturan yang ditetapkan pemerintah.

Aminullah meyakini, pandemi ini akan cepat berlalu jika masyarakat disiplin.

Jadi dia berharap kepada seluruh keluarga untuk lebih serius menjalankan physical distancing, cuci tangan secara rutin, dan disiplin menggunakan masker...Semoga.

Penulis merupakan Pemred acehimage.com

Rubrik:OPINI

Komentar

Loading...