Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan para kepala Pukesmas di Kota tersebut. Pertemuan ini membahas penanganan COVID-19 yang terus merambah di ibu Kota Provinsi Aceh. Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara mengharapkan untuk daerah tersebut agar dilakukan pengadaan alat tes uji swab oleh Pemerimntah setempat. "Turut juga bertemu dengan direktur RSUD Meuraxa, dari pertemuan itu sangat banyak menemukan permasalahan baru, yaitu claster-claster baru yang terbentuk di Kota Banda Aceh," kata Tati Meutia Asmara kepada wartawan usai pertemuan dengan mitra kerja,Kamis (6/8/2020).

Plt Gubernur:

Jangan Diganggu Investor yang Berinvestasi di Aceh

HT ANWAR IBRAHIMLaunching dan Pelayaran Perdana Kapal Cepat Express F5, di pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Selasa, (24 12/2019).
A A A

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah berpesan kepada seluruh elemen masyarakat dan aparatur jangan mengganggu atau mempersulit investasi masuk ke daerah ini. Apalagi Aceh memiliki potesi untuk dikembangkan.

"Kalau mareka (investor) merasa terganggu yang membuat tidak nyaman pasti mareka tidak bersedia membuka usahanya ditempat kita, Aceh," kata Nova Nova Iriansyah.

Hal itu diungkapkan Nova pada saat Launching dan Pelayaran Perdana Kapal Cepat Express F5, di pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Selasa, (24 12/2019).

Menurutnya, salah satu upaya pemerintah Aceh membikin investasi baik dengan cara menjaga situasi kondusif, masyarakat tidak antipati dengan apa yang akan di kerjakan investor nanti di daerah.

Karena itu pemerintah mengharapkan dukungan masyarakat, sehingga manfaat dari investasi terasa bagi masyarakat itu sendiri.

"Jadi seiring adanya Investasi, ekonomi daerah akan bertumbuhan dengan baik," ujarnya.

“Saya rasa jajaran birokrasi sudah paham pesan ini terkait dengan dunia usaha atau investasi. Jangan mempersulit investasi masuk ke daerah ini, apalagi sampai menggangu. Jadi semua harus bekerja sesuai ketentuan,” tegas Nova.

Aceh terutama Sabang memiliki potensi yang besar dari sektor pariwisata.

Oleh sebab itu, kita akan terus fokus dalam mengembangkan potensi tersebut.

"Seperti hari ini kita mengait investor, jadi mari kita terima dan layani dengan baik, apalagi datang untuk berinvestasi pada sektor pelayaran untuk mendukung pariwisata," sebut Nova Iriansyah.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...