Pegawai Pertamina

Jadi Tersangka Kebocoran Minyak

ANTARASebuah kapal mendekati lokasi pertama kali munculnya api di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (31/3). Terbakarnya pipa minyak bawah air Balikpapan-Penajam Paser Utara, mengakibatkan satu kapal kargo MV Ever Judger dan dua kapal nelayan terbakar serta menewaskan dua nelayan.
A A A

JAKARTA - Penyidik Polda Kaltim menetapkan tersangka tambahan dalam kasus bocornya minyak di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Pegawai Pertamina berinisial IS dijadikan tersangka menyusul nakhoda kapal MV Ever Judger berinisial ZD yang jadi tersangka sebelumnya.

“Dari hasil gelar perkara, satu orang ditetapkan sebagai tersangka dengan inisial IS. Dia pegawai Pertamina di bagian pengawasan, jadi ada peran signifikan dari pelaku sehingga pelaku ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jumat (25/5).

Pada waktu kejadian seharusnya dia langsung lapor. Namun ada beberapa hal yang tidak dilakukannya dan ini menyalahi prosedur. Semua yang terkait dengan kejadian akan dimintai keterangan. Namun tersangka tidak ditahan.

“Walaupun sudah jadi tersangka (memang tidak ditahan). Kami akan mintai keterangan. Kalau nggak hadir lagi tiga kali ya panggil paksa,” sambungnya. Seharusnya IS diperiksa hari Rabu (23/5) tetapi berhalangan sehingga akan dipanggil lagi minggu depan.

Pelaku disangka melanggar Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) junto Pasal 359 KUHP tentang kealpaan sehingga menyebabkan orang meninggal. Pelaku terancam hukuman paling lama lima tahun penjara.

Kebocoran minyak di antara teluk yang memisahkan kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara itu terjadi pada 31 Maret lalu. Minyak itu menimbulkan kebakaran yang menewaskan dua nelayan dan 20 lainnya luka-luka. Minyak bocor setelah pipa minyak bawah laut bocor terkena jangkar kapal.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...