Bukan Rp3,7 Juta

IPI Sebut Gaji Pilot Bisa Sampai Rp45 Juta

FOTO | ISTIMEWA Ikatan Pilot Indonesia (IPI)
A A A

JAKARTA - Ikatan Pilot Indonesia (IPI) menilai gaji pilot Bhavye Suneja yang menerbangkan pesawat Lion Air JT 610 yang dilaporkan hanya Rp3,7 juta tak wajar. Menurut IPI, gaji pilot lokal berkisar pada angka puluhan juta.

"Pada umumnya gaji pilot di Indonesia untuk captain itu Rp38-45 juta," kata Ketua Umum IPI Rama Noya saat dihubungi detikcom, Kamis (1/11/2018).

Bahkan, kata Rama, untuk pilot asing, kisaran gaji bisa di atas yang dibayarkan kepada pilot lokal. Namun, Rama tak menjelaskan berapa besaran gaji pilot asing yang bekerja di Indonesia.

Dicek di salah satu situs lowongan pekerjaan di bidang penerbangan aviationjobsearch.com, ada lowongan untuk pilot Lion Air dengan kontrak 5 tahun. Gaji bulanan (monthly fee) yang ditawarkan sebesar USD 11.000 atau Rp166 juta.

Sebelumnya diberitakan, data soal gaji pilot Lion Air JT 610 itu diungkapkan oleh Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. BPJS Ketenagakerjaan memiliki kewajiban untuk memberi santunan sebesar upah korban dikali 48.

Bagi Agus, data gaji pilot Lion Air Rp 3,7 juta tentu memunculkan tanda tanya. Namun, dia menegaskan bahwa data itu dilaporkan oleh perusahaan yang bersangkutan yaitu Lion Air.

"Cukup menimbulkan pertanyaan. Masak sih pilot gajinya cuma Rp3,7 juta. Ini yang melaporkan dari perusahaan," kata Agus di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018).

Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait juga angkat bicara mengenai isu gaji pilotnya yang menerbangkan pesawat JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang mengalami insiden awal pekan ini. Dia membantah jika gaji pilotnya hanya sebesar Rp3,7 juta.

"Mana mungkin pilot asing gajinya Rp3,7 juta, siapa yang mau? Jadi jawaban saya itu saja. Jadi itu nggak bener. Jawaban saya gitu aja," tegas Edward.

Kode:47
Sumber:detik.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...