Berbekal 7 Kemenangan Beruntun

Inter Tetap Tak Berdaya di Hadapan Barcelona

FOTO | Getty Images.
A A A

JAKARTA - Inter Milan menantang Barcelona dengan bekal yang meyakinkan: tujuh kemenangan beruntun. Tapi di Camp Nou, 'Si Ular Besar' tak bertaring.

Inter bertandang ke Camp Nou, Kamis (25/10/2018) dinihari WIB di matchday 3 Liga Champions dengan bekal oke. Skuat besutan Luciano Spalletti itu menang di tujuh laga beruntun, termasuk di dalamnya menumbangkan Tottenham Hotspur, PSV Eindhoven, dan yang teranyar adalah menaklukan AC Milan di laga derby.

Tapi di Camp Nou, Mauro Icardi dkk nyatanya tak berdaya. Inter tak mampu keluar dari tekanan tuan rumah, yang bahkan bermain tanpa Lionel Messi, lalu kalah 0-2 usai dibobol Rafinha dan Jordi Alba.

Inter tak cuma minim penguasaan bola --hanya 33% seperti dicatat whoscored-- namun juga tak banyak mengancam. Dari sembilan percobaan yang dilepaskan Nerazzurri, cuma dua yang mengarah ke gawang.

Barcelona? Tuan rumah mencatatkan 21 tembakan, 11 di antaranya tepat target dan satu lainnya membentur mistar gawang.

Inter sebenarnya berupaya keras membendung serangan Barcelona, melakukan 22 tekel sukses dan 13 intersepsi, tapi ternyata tak cukup. Barcelona masih mendapatkan angka tinggi dalam hal dribel dan umpan sukses. 12 dari 17 aksi dribel pemain Barcelona berhasil, sementara tingkat akurasi umpan mencapai 91%.

Pelatih Inter Luciano Spalletti menyoroti sikap dan mentalitas timnya usai kekalahan ini, menyebut para pemain bermain dengan rasa takut. Padahal dengan laju sebelumnya, Inter dinilai seharusnya bisa bermain lebih berani lagi.

"Saya tak suka sikap seperti 'malanglah kami, Barcelona mulai membangun keberanian seiring jalannya waktu'. Karena ini bukanlah sesuatu yang ingin didengar siapapun," kata Spalletti kepada Sky Sport Italia, dilansir Football Italia.

"Ketika kami merebut kembali bola, kami tak pernah berhasil menjaganya. Itulah masalah utamanya. Anda harus mengoper-oper demi menciptakan celah untuk bermain. Kalau kami memenangi kembali bola, tapi tak paham dengan apa yang sedang coba dilakukan, maka Barcelona jelas punya keuntungan."

"Ketika mereka punya bola, mereka menggulirkannya ke samping, ke depan dan belakang, membuat Anda lelah. Kami seharusnya lebih sering merebut bola dan menjaganya untuk membuat Barcelona tertekan. Anda tak bisa ke sini untuk menyerang balik dan membiarkan mereka memegang inisiatif selama 90 menit," tandas Spalletti.

Kode:47
Sumber:detik.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...