Madrid ke Final

Ini Rekor yang Ditorehkan Zidane dan Ronaldo

FOTO | AFPCristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.
A A A

MADRID - Sukses Real Madrid melaju ke final Liga Champions musim ini sekaligus mengantar dua sosok terpenting tim itu, pelatih Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo, menorehkan rekor.

Real Madrid melaju ke final Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun meski hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menghadapi tim tamu Bayern Muenchen dalam laga kedua semifinal, Selasa (1/5) atau Rabu dini hari WIB. Hasil ini membuat tim asuhan Zinedine Zidane tersebut unggul agregat 4-3 karena saat melawat ke Bayern pekan lalu, mereka unggul 2-1.

Madrid sempat tertinggal lebih dulu saat laga baru berjalan tiga menit ketika gawang Keylor Navas dijebol Joshua Kimmich. Namun Madrid kemudian bangkit melalui gol-gol yang dilesakkan Karim Benzema pada menit ke-11 dan 46. Skor laga ini menjadi 2-2, setelah pemain Madrid yang tengah dipinjamkan ke Muenchen, James Rodriguez mencetak gol pada menit ke-63. Aksi pemain asal Kolombia ini menjadi gol terakhir dalam partai di Santiago Bernabeu ini.

Zidane menjadi pelatih ketiga dalam sejarah yang mampu mengantarkan tim asuhannya melaju ke final Liga Champions tiga kali beruntun. Dia mengikuti jejak Marcello Lippi dan Fabio Capello.

Namun dalam soal prestasi, Zidane sudah membuktikan dirinya lebih unggul dibanding dua pelatih asal Italia. Dalam tiga final secara beruntun itu, Lippi dan Capello hanya mampu sekali menjadi juara. Lippi membawa timnya (Juventus) lolos ke final tahun 1996, 1997, dan 1998, hanya mampu sekali mengangkat trofi yakni pada 1996.

Sementara Capello mengantar AC Milan melakukan hal serupa 1993-1995, namun hanya pada tahun 1995, dia sukses menjadi juara. Sementara, Zidane sudah mengantar Madrid menjadi juara pada dua kesempatan sebelumnya (2016, 2017) dan kini tengah berupaya menorehan prestasi spektakuler merebut gelar juara Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Sementara, penampilan Ronaldo pada leg kedua semifinal ini adalah laga ke-152 di Liga Champions. Dia melewati rekor ikon Barcelona, Xavi, sebagai pemain yang paling sering tampil di ajang keduaraan antarklub paling bergengsi di Eropa ini.


Jika dia terpilih untuk tampil dalam pertandingan pamungkas nanti maka ini akan menjadi partai final keenam yang dimainkan sepanjang kariernya. Torehan ini menyamai legenda hidup AC Milan, Paolo Maldini.

Di bawah Zidane, Madrid tak pernah tersisih di ajang Liga Champions. Los Blancos selalu lolos dalam pertandingan knock out yang dimainkan kandang dan tandang. Di bawah kendali Zidane, Real Madrid selalu lolos ke final.

Jika mampu meraih kemenangan pada final pada 26 Mei mendatang di Stadion Olimpiyskiy, Kyiv, nanti berarti Madrid selalu sukses menjadi juara Liga Champions di bawah kendali Zidane. Di partai pamungkas nanti, Madrid akan berhadapan dengan pemenang semifinal lainnya, Liverpool vs AS Roma.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...