Berbulan-bulan Tidak Menstruasi padahal Tidak Hamil?

Ini Potensi Penyakitnya

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A

JAKARTA - Menstruasi atau haid merupakan hal yang penting bagi seorang wanita. Menstruasi yang normal menandakan wanita siap untuk bereproduksi dan menunjukkan bahwa sistem reproduksi Anda sehat dan berfungsi dengan semestinya.

Amenore, yaitu tidak haid untuk beberapa waktu, merupakan salah satu gangguan menstruasi yang bisa juga berbahaya bila disertai dengan gejala lainnya. Apa saja risiko amenore bagi kesehatan wanita? Cari tahu informasi lengkapnya di bawah ini.

Amenore adalah kondisi tidak haid atau tidak menstruasi untuk sedikitnya tiga bulan berturut-turut. Amenore dibedakan jadi dua, yaitu amenore primer dan amenore sekunder.

Amenore primer terjadi ketika seorang wanita sudah berusia lebih dari 18 tahun tapi tidak pernah haid atau belum menstruasi sama sekali. Amenore sekunder terjadi ketika wanita yang sudah menstruasi pertama kali tiba-tiba tidak haid lebih dari tiga bulan berturut-turut (tetapi tidak hamil).

Apa saja bahayanya kalau sudah lama tidak haid?
Ada beberapa tanda bahaya amenore beserta gangguan lain yang biasanya menyertai bila seorang wanita sudah lama tidak haid, sekurang-kurangnya tiga bulan. Ini karena dalam kebanyakan kasus, amenore merupakan tanda atau gejala adanya penyakit lain, bukan suatu penyakit itu sendiri. Jadi yang perlu dikhawatirkan justru adanya penyakit lain yang diam-diam Anda idap.

Berikut adalah beberapa kemungkinan bahaya atau penyakit penyebabnya jika seorang wanita sudah lama tidak haid.

Tumor hipofisis
Tumor pada hipofisis (di dalam otak) umumnya menunjukkan gejala amenore yang disertai dengan keluhan sakit kepala dan gangguan penglihatan. Akan tetapi, tumor ini juga kadang ditunjukkan dengan gejala menstruasi yang tidak teratur. Bila Anda mencurigai kondisi ini, segera periksa ke dokter.

Amenore pada penderita anoreksia nervosa
Pada penderita anoreksia nervosa, amenore merupakan gejala awal sebelum penderita menjadi kurus, tidak ada nafsu makan, serta gangguan gizi berat tanpa letargi atau tampak lemah sekali. Setelah amenore, penderita baru mengalami penurunan tingkat metabolisme basal, nyeri epigastrium, hipoglikemia (gula darah rendah), suhu tubuh lebih rendah dari normal dan bradikardi atau detak jantung yang melambat.

Penderita juga akan tampak sangat kurus dengan gejala tumbuh rambut-rambut halus. Bila sudah cukup parah, akan mengalami atrofi atau pengecilan dari organ reproduksi sehingga penderita akan sulit memiliki anak (tidak subur).

Karena itu, bila Anda atau orang terdekat dicurigai mengidap anoreksia dan sudah tidak haid selama berbulan-bulan, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang terbaik.

Keluarnya cairan seperti susu dari payudara
Amenore ini disebut dengan amenore galaktore, yaitu amenore yang disertai dengan keluarnya cairan mirip susu dari payudara. Hal ini disebabkan oleh gangguan kelenjar hormon.

Penderita biasanya menjadi agak gemuk yang selanjutnya akan terjadi atrofi atau pengecilan dari organ reproduksi. Atrofi ini nantinya akan membuat Anda tidak subur.

Penyebab dari amenore galaktore masih belum jelas. Diduga karena adanya tumor hipofisis serta konsumsi obat antihipertensi atau obat penenang dalam jangka panjang.

Amenore sesudah melahirkan
Seusai melahirkan, umumnya wanita tidak haid. Akan tetapi, hati-hati jika selama menyusui terjadi perdarahan yang banyak dan disertai dengan kondisi syok atau kurangnya darah dalam pembuluh darah. Hal ini sering disebut dengan sindrom Sheehan.

Sindrom ini disebabkan karena terjadinya nekrosis, yaitu rusaknya jaringan pada organ pembentuk hormon-hormon reproduksi. Selain amenore, produksi ASI bisa terhambat, disertai dengan pengecilan organ reproduksi dan menurunnya libido. Hal ini dapat mengakibatkan wanita akan sulit untuk hamil lagi.

Bila kamu mengalami amenore dan disertai dengan gejala-gejala yang sudah disebutkan, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter sebelum semakin berkelanjutan.

Kode: 47
Sumber: okezone.com
Rubrik: Kesehatan

Komentar

Loading...