Jangan Malas Moms

Ini Manfaat si Kecil Bawa Bekal ke Sekolah

FOTO | TodayIlustarsi
A A A

TAHUN ajaran baru sekolah baru berlangsung. Tentu Anda ingin melakukan sesuatu yang baru dengan anak Anda.

Misalnya saja memasukan dia ke les baru, bagi yang sudah semakin dewasa, membolehkan menikmati ponsel lebih sering dari biasanya, atau juga sekadar meningkatkan semangat belajar anak dengan mengajaknya berlibur di akhir pekan ini.

Tapi, apakah Anda terpikir untuk membawakan bekal anak ke sekolah? Jika belum, penjelasan Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Dian Permatasari ini akan membukakan pandangan Anda betapa pentingnya bekal tersebut.

dr. Dian menjelaskan bahwa dengan membawakan bekal baik itu makanan selingan atau makan siang, setidaknya orangtua tetap memerhatikan apa yang anaknya makan. Tidak hanya itu, kebersihan dan kesehatan si anak tetap terpantau.

"Memang repot, pekerjaan ibu bertambah, tapi ini semua demi kesehatan anak. Bukan kah itu hal yang ibu impikan juga? Makanya, jangan ragu untuk bawain anak bekal ke sekolah," paparnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis 19 Juli 2018.

dr. Dian melanjutkan, sebetulnya ada manfaat lain yang bisa dirasakan ketika Anda sebagai orangtua niat membuatkan bekal sekolah si anak. Jelas, manfaat utama dari membawa bekal adalah Anda bisa mengontrol asupan makanan dan gizi si anak. Kemudian, dengan asupan yang baik itu, Anda bisa meningkatkan energi dan performa si anak di kelas.

"Kita semua tahu bahwa saarapan dan mengonsumsi makanan selingan itu baik untuk kecerdasan anak. Nah, dengan bekal yang dibawa, itu berarti Anda sudah berupaya menjaga keseimbangan gizi si anak," sambung dr. Dian.

Dokter Gizi Klinik ini menambahkan, dengan membawakan bekal sekolah, berarti anak Anda mengonsumsi makanan yang sehat. Ya, tentunya Anda pun tahu bahwa yang Anda buatkan itu baik untuk diri si anak.

Terlebih jika bicara mengenai finasial, dengan membawakan bekal sekolah, berarti Anda sebagai orangtua sudah melakukan pengiritan pengeluaran. Anda mampu meminimalisir kebutuhan si anak dengan menghapus uang jajannya.

Tapi, masalah di sini adalah kadang si anak tidak mau memakan bekal yang dibuatkan ibunya. Kalau masalah ini sudah muncul, menurut dr. Dian, Anda sebagai orangtua harus putar otak sampai akhirnya si anak mau mengonsumsi bekal sekolahnya.

"Ini bisa disiasati dengan berkreasi sekreatif mungkin dan jangan takut untuk menanyakan apa yang sedang anak Anda ingin makan. Jadi, komunikasi Anda dan si anak juga terbangun di sini," terangnya.

Ingat, buat bekal sekolah yang memang si anak sukai. Jangan sampai Anda sudah menghabiskan waktu, tapi makanan yang Anda buat tidak tersentuh sama sekali oleh si anak. Bikin kesel kan?

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...