Pihak Kepresidenan,

Ingin Hakim Menguji Isi ‘Jokowi Undercover’

FOTO | DETIK.COMPihak Kepresidenan Ingin Hakim Menguji Isi 'Jokowi Undercover'
A A A

Selain dengan putusan ini, kami berharap hakim dapat menguji kebenaran materi buku ini, sehingga tidak menguras energi kita pada isu-isu yang spekulatif,

Ifdhal Kasim Staf Ahli Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP)

JAKARTA - Buku 'Jokowi Undercover' menjadi perkara yang menggelinding sampai meja hijau. Hari ini merupakan hari pembacaan vonis untuk penulisnya, Bambang Tri Mulyono.

Karena sudah kadung jadi perbincangan kontroversial di publik, lebih baik isi dari buku 'Jokowi Undercover' dibedah sekalian, sehingga semua orang tahu secara jelas mana yang benar dan mana yang tidak. Pihak Kepresidenan ingin agar hakim di Pengadilan Negeri Blora melakukan hal itu.

"Selain dengan putusan ini, kami berharap hakim dapat menguji kebenaran materi buku ini, sehingga tidak menguras energi kita pada isu-isu yang spekulatif," kata Staf Ahli Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP), Ifdhal Kasim, kepada detikcom, Senin (29/5/2017).

Penulis buku 'Jokowi Undercover', Bambang Tri Mulyono menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa.

Bambang dituntut empat tahun penjara. Pada pukul 09.00 WIB nanti di Pengadilan Negeri Blora, Jawa Tengah, sidang vonis akan akan digelar.

"Harapan kami, hakim memutuskan kasus ini dengan adil berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh di persidangan," kata Ifdhal.

Kode:47
Sumber:news.detik.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...