Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Indonesia Jalin Kerjasama dengan Inggris

FOTO | AustraliaIlustrasi layanan kesehatan
A A A

Masalah kesehatan dan pendidikan ini sangat erat. Indonesia pertama kali bekerjasama dengan Inggris dalam bidang pendidikan kesehatan, dengan melakukan workshop health care education (pelayanan pendidikan kesehatan) bersama Inggris, diharapkan mampu menghasilkan pendidikan kesehatan yang cara pendekatannya tidak tersegmentasi, tapi mengarah pada satu kolaborasi dan kerjasama yang terfokus pada pasien,

Prof. Ali Ghurfron Muktim MSc., Ph.D

MUTU pelayanan kesehatan di Indonesia menjadi salah satu hal yang diperhatikan tidak hanya bagi masyarakat Tanah Air saja, tapi juga dunia. Dalam pengukuran kebahagiaan pun kualitas kesehatan dimasukkan dalam menentukan tingkat kebahagiaan suatu negara, maka, tidaklah heran Indonesia berada di urutan ke 96, karena masih ditemui masalah dalam pelayanan dan kualitas kesehatan.

Namun, pemerintah tidak tinggal diam, dengan berbagai program dan tindakan, pemerintah bersama pihak terkait terus melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat Indonesia semakin sejahtera dengan pelayanan kesehatan yang baik dan harga pengobatan yang terjangkau.

Salah satu program pemerintah yang tengah dilakukan ialah kerjasama kolaborasi dalam bidang pendidikan kesehatan antara Inggris dan Indonesia. Sadar kualitas pendidikan kesehatan di Indonesia belum semutakhir Inggris, maka kerjasama ini pun dijalin demi melahirkan sumber daya manusia tenaga medis yang profesional dan ahli, yang masih terus dibutuhkan Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Masalah kesehatan dan pendidikan ini sangat erat. Indonesia pertama kali bekerjasama dengan Inggris dalam bidang pendidikan kesehatan, dengan melakukan workshop health care education (pelayanan pendidikan kesehatan) bersama Inggris, diharapkan mampu menghasilkan pendidikan kesehatan yang cara pendekatannya tidak tersegmentasi, tapi mengarah pada satu kolaborasi dan kerjasama yang terfokus pada pasien,” ucap Prof. Ali Ghurfron Muktim MSc., Ph.D, Direktur Jendral Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Indonesia, dalam konferensi pers acara Seminar Kolaborasi Pendidikan Kesehatan Indonesia-Inggris, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Lebih lanjut, menurut pemaparan Ali, kerjasama tersebut penting dilakukan, karena selama ini para tenaga medis Indonesia dikenal sebagai sumber daya manusia yang mandiri. Dengan diadakannya seminar, pelayanan kesehatan serta sistem pendidikan akan diarahkan pada paradigma yang dapat memberdayakan praktik kolaborasi antar profesi tenaga medis.

“Kerjasama yang akan dibangun bersama Inggris, Indonesia akan mencontoh Inggris dalam cara melayani kesehatan masyarakat, yang menggunakan cara kerjasama tim dan tidak lagi menjadi pahlawan individu. Mereka juga memiliki satu pusat kesehatan yang terintegrasi, kita ingin berbagi pengalaman cara kerjasama antar tim profesional yang memiliki latar belakang profesi berbeda, tapi bisa berkolaborasi dalam menangangi pasien. Sehingga, pasien itu bisa mendapatkan perawatan yang menyeluruh,” imbuhnya.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...