Baru Tersedia Sarana dan Prasarana,

Imunisasi MR Kini Mulai Dilaksanakan Serentak

FOTO | OKEZONE.COMMenkes Nila meninjau imunisasi MR di SMPN 103 Jakarta
A A A

JAKARTA - Angka penyakit campak dan rubella di Indonesia masih tergolong cukup tinggi. 16% dari kasus campak disebabkan oleh rubella. Rubella merupakan penyakit yang bisa mengakibatkan radang otak, kebutaan, tuli, kelainan jantung, dan bahkan kematian.

Pada ibu hamil, rubella merupakan salah satu penyebab keguguran dan kecacatan pada janin dalam kandungan. Tak hanya pada ibu hamil, penyakit rubella juga menyerang anak-anak. Untuk itu, anak-anak di atas 9 bulan dan yang usianya kurang dari 15 tahun diwajibkan menerima imunisasi MR.

Menyadari hal ini, pemerintah menetapkan bulan Agustus – September 2017 adalah bulan imunisasi Measles-Rubella (MR) bagi seluruh anak Indonesia. Sebelumnya imunisasi ini sempat diberikan di Indonesia lalu kemudian berhenti dan hanya dilakukan oleh pihak swasta.

Kali ini imunisasi MR menjadi tanggung jawab pemerintah sehingga diberikan secara gratis dan menyasar kurang lebih 65 juta anak Indonesia selama dua tahun. “Pemerintah melakukan imunisasi ini secara bertahap. Tahun ini kita mulai dari sekolah-sekolah yang ada di Pulau Jawa terlebih dahulu baru tahun depan di luar daerah Jawa. Penyakit rubella ini harus diberantas karena dampaknya sangat tidak mengenakkan,” ujar Menteri Kesehatan Nila F Moeloek saat melakukan tinjauan pemberian imunisasi MR ke SMP Negeri 103 Jakarta, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (2/8/2017).

Imunisasi MR bisa diterima oleh semua anak termasuk mereka yang sudah pernah mendapatkan imunisasi campak sebelumnya. Selain di sekolah, imunisasi MR juga bisa diterima oleh anak-anak di posyandu atau di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Menurut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Muhammad Subuh alasan imunisasi MR baru diberikan secara serentak tahun ini karena sarana dan prasarana serta sumber daya manusianya baru tersedia sekarang. Kegiatan imunisasi MR ini sudah mulai dilaksanakan serentak sejak kemarin, 1 Agustus 2017.

Kampanye mengenai kegiatan imunisasi MR ini sudah dilakukan melalui leaflet, selebaran, dan iklan di media massa. Pemerintah berharap agar orangtua bisa membawa dan memastikan anak mereka menerima imunisasi MR. “Imunisasi ini tujuannya untuk memproteksi anak-anak dari penyakit campak dan rubella. Dampak atau komplikasi dari penyakit ini cukup berat seperti kematian dan cacat,” tambah Menkes Nila.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...