Illiza Sudah Harumkan Nama Banda Aceh di Forum PBB

FOTO | ISTIMEWA Walikota Banda Aceh nonaktif, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal kerap diundang menjadi pembicara pada konferensi-konferensi internasional Peserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
A A A

BANDA ACEH - Walikota Banda Aceh nonaktif, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal kerap diundang menjadi pembicara pada konferensi-konferensi internasional Peserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Diundangnya Illiza menjadi pembicara merupakan wujud pengakuan internasional atas kemajuan-kemajuan di bidang tata kota, pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup yang telah terjadi di bawah kepemimpinannya.

Tampilnya Illiza tidak hanya mewakili Banda Aceh, Aceh ataupun Indonesia, akan tetapi mewakili walikota se Asia pasifik.

“Alhamdulillah, jarang-jarang wanita berjilbab mendapatkan kesempatan untuk berbicara di forum tertinggi PBB, dan mengawali serta mengakhiri pidatonya dengan mengucapkan salam,”ujar Illiza saat menggelar silaturrahmi dengan ratusan masyarakat gampong Suka Ramai kecamatan Baiturrahman Banda Aceh, Minggu (08/01).

Illiza menyebutkan undangan pada konferensi PBB tidak terlepas dari keberhasilan kota Banda Aceh bangkit pasca tsunami 2004 silam. Dan kebangkitan itu menurutnya karena tingginya semangat dan keimanan yang dimiliki oleh warga Banda Aceh, sehingga mereka tidak lama-lama untuk kembali bangkit setelah musibah.

“Ini yang selalu menjadi pertanyaan orang-orang luar juga saat ke Banda Aceh, mereka datang kesini belajar dari warga Banda Aceh bagaimana mereka begitu cepat bangkt pasca musibah,”ujar Ketua Forum bupati dan walikota se Aceh ini.

Illiza juga menyebutkan, meskipun kota Banda Aceh merupakan kota sedang, akan tetapi pada berbagai kegiatan kota Banda Aceh kerap disandingkan dengan kota-kota besar lain di Indonesia seperti Bandung dan Surabaya.

Oleh Sebab Illiza memohon doa dan dukungan warga kota Banda Aceh untuk sama-sama melanjutkan pembangunan kota Banda Aceh, melanjutkan pembangunan yang telah dirintis bersama Alm. Mawardi Nurdin.

Sementara itu Tgk. Fauzan dalam tausiahnya mengajak masyarakat agar tidak salah dalam memilih pemimpin. Menurutnya, dalam memilih pemimpin, pertimbangan agama dan taqwa harus dirpioritaskan.

“Saya dan kita semua merasakan bagaimana indahnya syariat Islam dibawah kepemimpinan ibu Illiza selama memimpin kota Banda Aceh,”ujarnya.

Sumber:Rel
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...