Illiza-Farid Lanjutkan Pembangunan Rumah Layak Huni

.
A A A

. .

.

BANDA ACEH - Pasangan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh periode 2017-2022, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE - Farid Nyak Umar, ST memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan jika kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat pada Pilkada mendatang.

Program-program tersebut ada yang baru, ada yang lanjutan dari program-program yang sudah dikerjakan Illiza selama menjabat sebagai walikota Banda Aceh.

Salah satunya adalah pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin, program yang selama ini sudah berjalan yang akan ditingkatkan.

“Salah satu program kami adalah peningkatan infrastruktur perumahan layak huni bagi masyarakat miskin dan kaum dhuafa,”Ujar calon wakil walikota Banda Aceh Farid Nyak Umar didepan ratusan masyarakat Gampong Ilie kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh, Senin (02/01) sore.

Farid mengatakan angka kemiskinan di kota Banda Aceh terus mengalami penurunan dibawah kepemimpinan Illiza sebagai walikota Banda Aceh. Namun kata Farid, angka kemiskinan yang saat ini berkisar 7 persen atau jauh dibawah rata-rata angka kemiskinan provinsi Aceh itu akan terus ditekan sekecil mungkin dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin serta pemberian rumah layak huni.

“Pemberian rumah layak huni dengan anggaran pada Baitul Mal serta pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan merupakan prioritas yang akan dilanjutkan,”katanya lagi.

Sementara itu Calon walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal memuji antusias masyarakat Ulee Kareng, khususnya gampong Ilie yang punya semangat tinggi menuntut ilmu agama, hal itu terlihat dengan hidupnya pengajian di gampong-gampong bagi kaum ibu dan kaum bapak, serta adanya kegiatan dalail khairat dikalangan remaja dan anak muda.

“Penegakan syariat Islam secara kaffah adalah komitmen kita. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga Ulee Kareng yang selama ini sangat mendukung penegakan syariat Islam, saya mengajak mari kita menjaga gampong kita agar tidak terjadinya pelanggaran syariat disini,”ujarnya.

Fotografer: AK Jailani
Sumber: Rel
Rubrik: Aceh

Komentar

Loading...