Ibu-ibu Balai Pengajian,

Illiza Dinilai Punya Komitmen dan Keberanian Memimpin Kota

A A A

BANDA ACEH - Kota Banda Aceh harus diurus oleh orang-orang yang memiliki keberanian serta memiliki komitmen yang tinggi dalam pembangunan, baik fisik maupun non-fisik.

Kriteria tersebut dinilai ada pada sosok Calon walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE dan calon wakil walikota Banda Aceh Farid Nyak Umar, ST.

Demikian diungkapkan Pimpinan Dayah yang juga Ketua Parta Damai Aceh (PDA) Kota Banda Aceh Tgk. Muhibban HM Hajat pada silaturrahmi calon walikota dan calon wakil walikota Banda Aceh periode 2017-2022 itu dengan kaum ibuk pengajian di dayah Nurul Falah Jadidah, Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh, Senin (28/11).

Tgk. Muhibban mengatakan, meskipun sebagai seorang perempuan, Illiza saat menjabat sebagai walikota kerap turun langsung ketempat-tempat yang diduga ada praktek maksiat dan menghentikannya.

“Kita mungkin pernah baca di media bagaimana ibuk Illiza membubarkan kegiatan-kegiatan yang melanggar syariat di hotel-hotel, dan sekarang sudah tidak ada lag,”tambahnya.

Semangat itulah kata Tgk. Muhibban, yang membuat pihaknya serta dukungan ulama-ulama memberikan kepercayaan kepada Illiza untuk memimpin Banda Aceh. “Kalau bukan diurus oleh orang yang komitmen seperti ibuk Illiza ini, was-was kita tinggal di Banda Aceh,”katanya.

Apalagi kata waled Muhibban, Illiza juga didampingi oleh sosok calon wakil yang berasal dari kalangan anak muda, cerdas serta punya visi-misi yang cemerlang untuk pembangunan kota Banda Aceh.

Sementara itu Anggota DPRK Banda Aceh Irwansyah dalam sambutannya juga menyebutkan hal yang sama. Irwansyah mengakui tidak mudah mengurus kota Banda Aceh, butuh keberanian lebih, dan hal itu menurutnya ada pada sosok Illiza Sa’aduddin Djamal yang selama ini telah dibuktikannya.

“Kalau tanpa keberanian ibuk Illiza mungkin ntah bagaimana sudah anak punk merjalela di Banda Aceh ini, belum lag persoalan aliran sesat dan sebagainya, makanya kita butuh pemimpin yang berani,”ujarnya lagi.

Irwansyah menambahkan selama kepemimpinan Illiza suasana keagamaan juga mulai terasa hidup di kota Banda Aceh. “Jadi ibuk-ibuk mari kita dukung ibuk Illiza untuk melanjutkan kepemimpinannya, karena kita butuh pemimpin yang peduli dengan generasi kita nantinya,”tambah anggota komisi C DPRK ini.

Pada tempat yang sama, Calon walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meminta dukungan dan doa dari masyarakat untuk melanjutkan pengabdiannya ditengah-tengah masyarakat.

Ia mengaku pendidikan agama dan pendidikan dayah akan tetap menjadi prioritas utama jika kembali terpilih. “Dan hari ini kita berbahagia karena pemerintah sudah menyetujui lahirnya dinas pendidikan dayah di Banda Aceh,”ujarnya.

Rubrik:Foto

Komentar

Loading...