Kremlin:

Hubungan AS dan Rusia Mungkin Lebih Parah dari Perang Dingin

FOTO | REUTERSPresiden Rusia Vladmir Putin. Juru bicaranya, Dmitry Peskov, menyebut hubungan Rusia dan Amerika Serikat (AS) mungkin lebih parah dari Perang Dingin.
A A A
Ini tidak ramah. Ini bukan hukum dalam hal hukum internasional. Jadi, tentu saja, ini adalah kerusakan yang sangat signifikan bagi hubungan bilateral kami,

MOSKOW - Kremlin melalui juru bicaranya, Dmitry Peskov, mengungkap kondisi terkini hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang rusak di level terendah. Peskov mengatakan hubungan kedua negara mungkin lebih parah dari Perang Dingin di masa silam.

Peskov yang dianggap sebagai tangan kanan Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan hal itu dalam sebuah wawancara di program “Good Morning America” di stasiun ABC, hari Jumat.

Dia ditanya, apakah hubungan AS dan Rusia saat ini setara dengan kondisi saat kedua negara terlibat Perang Dingin. Peskov menjawab; ”Mungkin lebih parah lagi”.

Dia merinci perilaku AS yang telah membuat hubungan dengan Rusia terus memburuk. Perilaku yang terbaru adalah penjatuhan sanksi AS baru-baru ini terhadap Rusia.

“Apakah itu ramah? Saya takutnya tidak,” ucap Peskov mengacu pada sanksi yang dijatuhkan AS. Contoh lainnya, lanjut Peskov, adalah tindakan AS yang mengusir para diplomat Rusia. Pengusiran ini terjadi di akhir pemerintahan Barack Obama, namun tidak dibalas oleh Putin.

“Ini tidak ramah. Ini bukan hukum dalam hal hukum internasional. Jadi, tentu saja, ini adalah kerusakan yang sangat signifikan bagi hubungan bilateral kami,” ujar Peskov, yang dikutip Sabtu (1/4/2017).

Komentar juru bicara Kremlin ini muncul setelah FBI mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki dugaan komunikasi antara rekan-rekan Presiden AS Donald Trump dengan pihak Rusia terkait pemilu AS 2016 lalu.

Peskov membantah klaim bahwa Rusia mengganggu pemilihan presiden AS 2016. ”Campur tangan Moskow dalam pemilihan presiden adalah berita palsu,” katanya. Meski hubungan kedua negara memburuk, menurut Peskov, masih ada kemungkinan untuk memperbaikinya.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...